Mataram – Suasana semarak menyelimuti Venue Bir Ali II Asrama Haji Kota Mataramtempat berlangsungnya pertandingan Induk Olahraga (Inorga) Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII NTB 2025. Sebanyak 137 peserta dari 13 provinsi turut ambil bagian dalam lomba seni beladiri tradisional yang memadukan kekuatankeluwesandan keselarasan ini.
Technical Delegate Inorga ADYTIAnita Pratanti Waworuntumenjelaskan bahwa peserta datang dari berbagai daerahmulai dari Sumatera SelatanSumatera UtaraDKI JakartaBantenJawa BaratJawa TengahJawa TimurDaerah Istimewa YogyakartaBaliNusa Tenggara BaratKalimantan TimurKalimantan Selatanhingga Kepulauan Riau.
“Hari ini ada 10 kategori yang dilombakansemuanya perorangan. Besok dilanjutkan dengan 6 kategori lagiterdiri dari 3 kategori perorangan dan 3 kategori beregu,” jelas AnitaSabtu(26/7) di sela-sela kegiatan lomba.
Total ada 8 jurus yang dipertandingkan. Dari jumlah itu5 jurus bersifat individudan 3 jurus lainnya beregu. Menariknyaempat dari lima jurus individu dibagi berdasarkan kelompok usiayaitu kelompok mudadewasadan lansia (di atas 60 tahun). Peserta lansia terbanyak berasal dari DKI JakartaBaliJawa Tengahdan Jawa Barat.
Dalam pertandingan inisebanyak 7 juri nasional dikerahkan untuk menilai berbagai aspekmulai dari penampilankeserasiankeluwesanketepatan jurusdan ketepatan waktu. Tak hanya ituenergi atau power dalam gerakan juga menjadi salah satu poin penting penilaian.
“Untuk setiap jurus akan dipilih enam pemenangyaitu Juara 123 dan Harapan 12dan 3,” tambah Anita.
Pertandingan Inorga ADYTI tak hanya menonjolkan keindahan gerakan seni bela diritetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarprovinsi melalui olahraga tradisional yang menyehatkan jiwa dan raga. (F3)
Ket. Foto:
1.Technical Delegate Inorga ADYTIAnita Pratanti Waworuntu di sela-sela kegiatan lomba di venue Bir Ali II Asrama Haji Mataram.
2. Peserta Lomba ADYTI menunjukkan kelihaiannya dalam ()

