Bupati LAZ  Terima Audiensi Kepala Lapas, Perkuat Kolaborasi dan Integritas untuk Indonesia 

Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menerima audiensi dari jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat di Ruang Kerja Bupati Lombok BaratSenin 4 Agustus 2025. Audiensi ini membahas kesiapan teknis dan administratif dalam rangka pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80. 

Hadir dalam audiensi ini Kepala Lapas M. Fadlibersama sejumlah pejabat struktural di antaranya Kasi Kegiatan Kerja MurdahiKasi Keamanan dan Ketertiban M. PauzanKepala Kesatuan Pengamanan Nyoman Agusserta Kasubag Tata Usaha Novan Leksono.

Bupati LAZ dalam arahannya mengatakansangat gembira dan menyambut baik atas kunjungan yang telah dilakukan oleh Kalapas dan jajaran. Ia memberikan apresiasi upaya Lapas dalam melaksanakan proses pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial. Tentu ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dan bagaimana saling support antara satu dengan yang lain. 

“Kami siap mendukung sepenuhnya program pemberian remisi ini sebagai bagian dari sistem pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Ini bukan hanya bentuk penghargaan negara atas perubahan perilakutetapi juga bagian dari upaya membangun kembali harapan dan masa depan warga binaan,” ujarnya

Lebih lanjutBupati LAZ menegaskan bahwa pemberian remisi harus tetap mengedepankan asas keadilanobjektivitasserta transparansi agar dapat dirasakan manfaatnya secara menyeluruh oleh warga binaan. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat selalu terbuka terhadap kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak.  Hal ini diperlukan untuk memperlancar proses pembangunan. 

“Pemda Lombok Barat selalu siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak. Lombok Barat adalah Kabupaten Kolaboratif dengan kerja nyata yang terus kita lakukan. Mari kita kuatkan Kolaborasi dan Integritas Untuk Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas II A Lombok Barat,  M. Fadlimenyampaikan pentingnya Remisi kepada warga binaan dalam momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80Remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas perilaku positif warga binaan selama menjalani masa pembinaan di lapas. 

“Momentum ini menjadi simbol harapan baru bagi para warga binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat nantinya,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Lobar bersama jajaran Lapas berkomitmen menjunjung tinggi prinsip pembinaan yang humanismendukung reintegrasi sosialdan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan. (F2)

Ket. Foto:

Bupati LAZ menerima audiensi Kalapas Kelas IIA Lombok Barat beserta jajaran. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Komisi IX DPR RI Soroti Tingginya Pengangguran Lulusan SMK dan Lambannya Pembangunan Dapur Gizi di NTB

Mataram - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) guna meninjau kesiapan daerah...

Penutupan FORNAS VIII 2025 Terbuka untuk Umum, Dihadiri Wapres Gibran  hingga Band Legendaris

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)Dr. H. Lalu Muhamad Iqbalmemastikan bahwa penutupan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 akan menjadi pesta rakyat...

Pemprov NTB Gaspol Program Desa Berdaya 2026, 40 Desa Miskin Ekstrem Jadi Target Awal

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui Program Desa Berdaya. Program ini ditujukan untuk memberdayakan seluruh desa...

Investor LBM Gili Trawangan Keberatan Penangguhan Penahanan Tersangka Perusakan dan Pengancaman 

Mataram – Kasus dugaan Perusakan Pengancaman yang menimpa Hotel LBM di Gili TrawanganLombok Utaraterus berlanjut. Pihak Investor menyayangkan langkah Penangguhan penahanan terhadap Tersangka utamaseorang...

Kurang dari 12 Jam, Terduga Curanmor Honda PCX di Cafe Sappa Mataram Ditangkap Polisi

Mataram – Tim Opsnal Polsek Mataram bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukumnya. Kurang dari 12...