Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menorehkan capaian membanggakan melalui keberhasilan PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB meraih predikat Gold Medal dalam pelaksanaan Klarifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Lombok.
Capaian tersebut diperoleh setelah pelaksanaan klarifikasi bersama Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri yang berlangsung pada 8–10 Juli 2026 sebagai bentuk penguatan tata kelola pengamanan aset strategis ketenagalistrikan nasional.
Kegiatan klarifikasi dilaksanakan secara komprehensif melalui verifikasi dokumenpemeriksaan implementasi di lapanganobservasi terhadap sarana dan prasarana pengamananhingga wawancara dengan personel terkait. Seluruh rangkaian tersebut bertujuan memastikan penerapan Sistem Manajemen Pengamanan telah memenuhi standar yang dipersyaratkan sehingga mampu menjamin keamanan operasional DCC dan Server SCADA Lombok sebagai pusat pengendalian sistem distribusi tenaga listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Predikat Gold Medal yang berhasil diraih menjadi indikator bahwa implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di PLN UP2D NTB telah berjalan secara efektif dan konsisten. Capaian ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat tata kelola keamananmeningkatkan kompetensi sumber daya manusiaserta mengintegrasikan prosedur pengamanan sesuai regulasi pada objek vital nasional yang memiliki peran krusial dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat.
Manager PLN UP2D NTBFaris Fitriantomenyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh insan PLN dalam menjaga keamanan infrastruktur strategis perusahaan. Menurutnyaimplementasi Sistem Manajemen Pengamanan yang berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam memastikan operasional DCC dan Server SCADA Lombok tetap berlangsung secara amanandaldan mampu mendukung pelayanan kelistrikan yang berkualitas bagi pelanggan.
Selain menjadi bentuk evaluasikegiatan klarifikasi bersama Baharkam Polri juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk penyempurnaan sistem pengamanan ke depan. Kolaborasi yang terjalin memperkuat budaya keamananmeningkatkan kemampuan mitigasi risikoserta memastikan seluruh aspek operasional objek vital nasional dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang profesionaladaptifdan berorientasi pada keandalan sistem ketenagalistrikan.
Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi PLN UIW NTB sebagai perusahaan penyedia layanan ketenagalistrikan yang tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listriktetapi juga menjadikan aspek keamanan infrastruktur sebagai prioritas utama. Penguatan sistem pengamanan pada fasilitas pengendalian kelistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi PLN menuju perusahaan energi yang moderntangguhdan berkelanjutan.
General Manager PLN UIW NTBYondri Zulfadlimenyampaikan bahwa raihan Gold Medal merupakan bukti nyata keberhasilan PLN dalam membangun sistem pengamanan yang memenuhi standar nasional pada objek vital ketenagalistrikan.
“Keamanan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Raihan Gold Medal ini menjadi cerminan komitmen PLN UIW NTB untuk terus memperkuat tata kelola pengamananmeningkatkan kompetensi personelserta memastikan seluruh infrastruktur strategis beroperasi secara aman dan andal. Dengan kolaborasi yang kuat bersama Baharkam Polrikami optimistis dapat terus menghadirkan layanan kelistrikan yang berkualitasberkelanjutandan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” tutup Yondri. (F*)
Ket. Foto:
Kegiatan pelaksanaan klarifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Lombok bersama Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri yang berlangsung pada 8–10 Juli 2026. (Ist)

