Rakor Tim Koordinator SPBE 2025, Asisten III : Kuatkan Kolaborasi Menuju Pemerintahan Digital

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kominfotik menggelar Rakor Tim Koordinator SPBE 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, RABU, 21 MEI 2015. Hadir dalam kegiatan ini Asisten III Setda Lobar H.Fauzan Husniadi, Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan, Kadis PUPR Ahad Legiarto, Kadis Dikbud M.Hendrayadi, Direktur RSUD Tripat dr. Suryadi, perwakilan OPD, operator OPD dan Tamu Undangan lainnya.

Dalam sambutannta Asisten III Setda Lobar H. Fauzan Husniadi mengatakan kegiatan hari ini diselenggarakan dalam rangka Penguatan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dan mendukung Transformasi Digital. Hal ini diperlukan untuk mendukung upaya pemkab Lobar melalui dinas Kominfotik dalam meningkatkan indeks SPBE Kabupaten Lombok Barat. Karena indikator indikator dalam asesmen atau penulisan SPBE berasal dari sejumlah OPD. "Karenanya mari kita Kuatkan Kolaborasi untuk mendukung Pemerintahan Digital di Lombok Barat. Ini semua membutuhkan kerjasama dan Kolaborasi semua pihak agar indeks SPBE kita bisa lebih baik lagi,"harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfotik Lobar Maad Adnan mengatakan pihaknya bersama seluruh jajaran membutuhkan dukungan penuh dari semua tim yang berasal dari semua OPD. Hal ini agar indeks SPBE Lobar bisa terus meningkat. Ia mengatakan terdapat sejumlah komponen yang nilainya masih rendah antara 1 hingga 2, sehingga membutuhkan kerja keras dari semua pihak agar nilai ini bisa naik terus. "Indeks SPBE kita tahun 2024 sebesar 3,05 terjadi meningkatkan dari tahun 2023 yaitu 2,77. Target kita tahun 2025 agar bisa lebih baik lagi sehingga membutuhkan bantuan rekan rekan admin atau operator OPD untuk melengkapi indikator yang belum tersedia,"ujarnya

Sementara itu Kepala Bidang Aptika Diskominfotik Lobar, Sumirah menyampaikan pencapaian indeks SPBE Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2025 diharapkan dapat meninngkat dari sebelumnya. Sehingga Rakor ini dibuat agar indeks SPBE Lombok Barat bisa semakin meningkatkan dari sebelumnya. "Kita harapkan Rakor atau rapat tim Koordinator SPBE ini bisa membuat perubahan mendasar dalam tata kelola Pemerintahan Digital sehingga SPBE Lombok Barat bisa menjadi terbaik di NTB"ujarnya.

Dalam Kesempatan tersebut, seluruh OPD yang hadir melaporkan pelaksanaan implementasi SPBE dan kendala yang dihadapi sekaligus mencari solusi bersama. SPBE harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, agar tidak tertinggal dengam daerah lain. Target indeks SPBE tahun ini harus meningkat dari Target yang telah ditetapkan. Hal ini tentu memerlukan sinergitas antar irganisasi Perangkat Daerah se- Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung kelengkapan data yang dibutihkan. Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki tugas untuk mengkoordinasikan terkait sarana dan prasarana Tekhnologi Informatika untuk mendukung implementasi SPBE di Kabupaten Lombok Barat. (F2/ikp)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah

Jakarta - Pemecahan bidang tanah menjadi salah satu layanan pertanahan yang cukup banyak diajukan masyarakat di Kantor Pertanahan. Proses ini umumnya dilakukan untuk...

Lapas Lombok Barat Pastikan Penyandang Disabilitas Terlayani Dengan Baik

Lombok Barat - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTB, memastikan setiap pengunjung dan keluarga warga binaan mendapat...

Seorang ART Ditangkap Polisi Usai Curi Barang Berharga Majikannya

Mataram - Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial HH (28), warga Lombok Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga mencuri barang berharga milik...

Gubernur NTB Dorong  Pembenahan Bandara Lombok, Mandalika Didorong Jadi Destinasi Sportainment Dunia

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mendorong pembenahan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Lombok Airport) seiring pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)...

Perwatusi NTB Optimis Raih Emas di Osteodance Remaja, Tampilkan 30 Peserta Unggulan di Fornas VIII 

Mataram - Persatuan Warga Tulang sehat Indonesia (Perwatusi) NTB menurunkan sebanyak 30 Peserta yang berlaga di lima kategori utama dalam ajang Fornas VIII NTB...