Lombok Tengah – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik IndonesiaPT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melaksanakan program Light Up The Dream (LUTD) dengan menyalakan listrik bagi lebih dari 80 keluarga kurang mampu di seluruh NTB. Penyalaan serentak dilakukan di empat lokasiyaitu Jonggat Praya Lombok TengahGerung Lombok BaratDesa Moyo Hilir Sumbawadan Woha Bimapada Rabu (20/8) bersamaan dengan penyalaan serentak seluruh Indonesia.
LUTD merupakan program sosial PLN berupa penyambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu yang tinggal di wilayah berlistrik namun belum mampu melakukan sambungan. Sejak pertama kali bergulir tahun 2020program ini diinisiasi dari donasi sukarela pegawai PLN dan hingga kini telah membantu puluhan ribu keluarga di seluruh Indonesia memperoleh akses listrik.
Dalam kesempatan tersebutsalah satu penerima manfaatIbu Asep dari Desa SukararaLombok Tengahmengungkapkan rasa syukurnya. “Selama ini saya tinggal sendiri dan tidak punya aliran listrikhanya menumpang satu lampu dari saudara supaya tidak gelap di malam hari. Sehari-hari saya menenun kain dengan kondisi remang karena kurang penerangan. Alhamdulillah sekarang berkat bantuan PLN saya bisa menambah lampumenggunakan kipas angindan lebih nyaman beraktivitas. Semoga PLN selalu diberkahi dan bisa membantu lebih banyak orang seperti saya,” ujar Ibu Asep.”
Pelaksanaan LUTD di NTB mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Lombok TengahM. Nursiahyang turut hadir dalam penyalaan serentak di lokasi acara. Ia mengapresiasi inisiatif sosial pegawai PLN yang telah konsisten mendukung masyarakat kurang mampu. “Terima kasih atas program PLN yang sangat bermanfaat bagi masyarakatkhususnya melalui penyalaan listrik di seluruh Indonesia. Listrik ini akan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-haribelajarmengajihingga mendukung usaha masyarakat. Kami siap berkolaborasi dan berkomitmen mengembangkan program PLN sesuai kebutuhan,” ujar Nursiah.
General Manager PLN UIW NTBSri Heny Purwantidalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia tenaga listriktetapi juga hadir membawa kepedulian sosial melalui bukti. “Light Up The Dream adalah wujud solidaritas insan PLN untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Kami ingin memastikan semua masyarakattermasuk di NTBbisa menikmati akses listrik sebagai kebutuhan dasar. Listrik membuka peluang meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik,” jelas Sri Heny.
Dalam penyalaan serentak kali initotal sebanyak 85 sambungan listrik baru dinyalakan dengan rincian: UP3 Mataram 25 pelangganUP3 Selaparang 25 pelangganUP3 Bima 25dan UP3 Sumbawa 10 pelanggan. Seluruhnya merupakan keluarga kurang mampu yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik sendiri.
Dengan tambahan inihingga Agustus 2025PLN mencatat 897 keluarga kurang mampu di NTB telah menerima manfaat program LUTD. Jumlah tersebut menjadi bagian dari lebih dari 7.978 keluarga di 38 provinsi selueuh Indonesia yang telah menikmati sambungan listrik gratis pada tahun ini.
Sri Heny menambahkan bahwa PLN akan terus mendorong keberlanjutan program initerutama untuk wilayah-wilayah 3T (tertinggalterdepanterluar) di NTB. “Kami percaya listrik adalah hak seluruh rakyat. PLN berkomitmen mewujudkan keadilan energikarena dengan listrik yang andal dan meratamasyarakat bisa lebih produktifekonomi daerah tumbuhdan anak-anak punya masa depan lebih cerah,” pungkasnya. (F2)
Ket. Foto:
Penyalaan listrik serentak bagi keluarga kurang mampu yang merupakan program light up the dream PLN UIW NTB dalam rangka HUT RI ke 80. (Ist)

