Lombok Barat – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatatkan capaian penting di sektor kebudayaan. NTB menjadi salah satu dari 10 provinsi yang akan dibentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelestarian Kebudayaan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Anggota DPRD NTB dari Fraksi PKBH.M. Jamhurmenyampaikan bahwa keberhasilan NTB mendapatkan alokasi UPT ini tak lepas dari peran strategis anggota DPR RI Dapil NTB IIH.L. Hadrian Irfaniyang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI.
“AlhamdulillahNTB termasuk provinsi yang mendapat perhatian pusat. Ini buah dari kerja nyata Pak H.L. Hadrian Irfani. Beliau intens memperjuangkan pembentukan UPT Balai Pelestarian Kebudayaan di NTBbahkan sampai pada tahap pembebasan lahan,” ujar H.M. JamhurMinggu (13/7)kepada koranlombok.com.
Menurutnyasetiap UPT akan digelontor anggaran sekitar Rp70 hingga Rp80 miliardari total pagu anggaran sebesar Rp812 miliar yang dikawal oleh Komisi X DPR RI.
“Ini adalah investasi budaya jangka panjang yang akan memperkuat identitas dan warisan lokal kita. Kami sebagai kader PKB di daerah sangat mengapresiasi dan bangga atas perjuangan beliau di pusat,” tambah anggota Komisi V DPRD NTB ini.
Tak hanya sektor kebudayaanH.M. Jamhur juga menyoroti berbagai program pendidikan yang diperjuangkan oleh H.L. Hadrian Irfani. Termasuk di antaranya anggaran untuk rehab ruang kelaspembangunan ruang kelas baru (RKB)beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP)Kartu Indonesia Pintar (KIP)serta pelatihanworkshopdan seminar untuk peningkatan kapasitas guru.
“Beliau bukan hanya memperjuangkan anggaran fisiktapi juga program-program non-fisik yang langsung menyentuh masyarakat. Ini bukti nyata PKB hadir dan bekerja untuk rakyat,” tutupnya.
Program-program strategis ini diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor pendidikan dan kebudayaan di NTB secara menyeluruhserta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budayanya. (F3)
Ket. Foto:
Anggota DPRD NTB Fraksi PKBH.M. Jamhur. ()

