Muktamar IDI ke-32 Resmi Dibuka, Menko Yusril Tegaskan Organisasi Profesi Kedokteran Harus Satu

Mataram – Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang rutin diselenggarakan setiap tiga tahun sekali resmi dibuka di Kota Mataram. Acara pembukaan yang digelar di Hotel Lombok Raya berlangsung meriah dan dihadiri lebih dari 1.500 dokter anggota IDI dari seluruh Indonesia sebagai delegasi.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh pentingtermasuk Menteri Koordinator Bidang HukumHak Asasi ManusiaImigrasidan Pemasyarakatan RIProf. Dr. Yusril Ihza Mahendraserta Menteri Pendidikan TinggiSainsdan TeknologiProf. Dr. Ir. Satryo Soemantri BrodjonegoroPh.Dyang hadir secara daring. Turut hadir pula Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJSdr. Lily KresnowatiM.Kesserta pejabat daerahdi antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB yang mewakili Penjabat Gubernur NTBdan Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kota MataramBapak SudirmanS.Sos. Dari jajaran kepengurusan IDIKetua PB IDIDr. dr. Moh. Adib KhumaidiSp.OTdan President Elect PB IDIDr. dr. Slamet BudiartoSHMH.Kesturut menyampaikan sambutan.

Sebagai tamu kehormatanhadir pula sejumlah perwakilan organisasi medis internasionalseperti President of World Medical AssociationDr. Ashok Zachariah PhilipPresident of Thailand Medical AssociationProf. Dr. Prakitpunthu TomtitchongPresident of Malaysian Medical AssociationDato Dr. Kalwinder Singh Khairaserta President of CMAAOProf. Maria Minerva P.

Muktamar kali ini mengusung tema ā€œMembangun Solidaritas Dalam Beradaptasi Untuk Mewujudkan IDI Yang Berkelanjutan.ā€

Dalam sambutannyaKetua PB IDIdr. Adibmengapresiasi kehadiran delegasi yang mencapai hampir 80% dari total IDI Cabang di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya menjaga solidaritas di tengah tantangan yang dihadapi IDI.

ā€œFrom the strong institution become the stronger institution,ā€ ujarnyamenekankan bahwa IDI harus terus berkembang menjadi organisasi yang semakin kuat dan solid.

Mewakili Pj Gubernur NTBKepala Dinas Kesehatan dr. H. Lalu Hamzi Fikri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Muktamar IDO ke XXXII yang digelar di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat ini dan berharap para peserta juga dapat menikmati wisata Pulau seribu masjid ini.

Acara pembukaan juga diisi dengan sesi keynote speech dari berbagai narasumber yang membahas isu-isu penting di dunia medis. Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJSdr. Lily KresnowatiM.Kesmemaparkan tantangan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke depanmenyoroti penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan.

Narasumber lainnyaDr. dr. Mahlil RubyDirektur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatanserta Drg. Iing Ichsan HanafiMARSMHKetua Umum ARSSImembahas kebijakan BPJS di rumah sakit. Sementara ituProf. dr. Hasbullah ThabranyMPHDr.PHmengkritisi pembatasan tindakan medis oleh BPJS yang dinilai merugikan dokter dan fasilitas kesehatan.

Menteri Pendidikan TinggiSainsdan TeknologiProf. Dr. Ir. Satryo Soemantri BrodjonegoroPh.Dyang bergabung secara daringmenyoroti pentingnya peran organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran. Ia menekankan perlunya kolaborasi antar-lembaga untuk menghasilkan dokter berkualitas di masa depan.

Puncak acara pembukaan Muktamar IDI XXXII ditandai dengan sambutan dari Menko Polhukam RIProf. Dr. Yusril Ihza Mahendra. Dalam pidatonyaia menegaskan bahwa organisasi profesi harus tetap satutermasuk IDI sebagai organisasi profesi dokter. Ia juga menekankan bahwa IDI merupakan mitra strategis pemerintah yang berperan penting dalam menjaga ketahanan nasionalterutama di masa pandemi.

Usai sambutanProf. Yusril secara resmi membuka kegiatan Muktamar IDI XXXII yang ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq (alat kesenian tradisional LombokNTB)

Muktamar XXXII di Kota Mataram berlangsung mulai 12 Februari 2025. Sejumlah kegiatan telah dimulai termasuk simposiumwelcome dinnerdan rapat pleno. Selanjutnyamuktamar akan diisi dengan rapat komisi dan akan ditutup dengan fun walk pada Sabtu15 Februari 2025. (F3)

Ket. Foto::
Pemukulan alat kesenian gendang beleq sebagai tanda dibukanya Muktamar IDI ke 32 di Kota Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Ruko Dua Lantai di Sweta Terbakar, Diduga Akibat Mesin Cuci Meledak

Mataram – Warga Gerung Butun TimurSwetaKecamatan SandubayaKota MataramSabtu (16/8/2025) sekitar pukul 06.20 Witadikejutkan dengan kepulan asap dan api dari sebuah rumah toko (ruko) dua...

HUT RI ke 81:Ā  Gubernur NTB Kenakan Pakaian Adat Manggarai, Sampaikan Pesan Solidaritas Bencana

Mataram - Dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang  berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)MataramSenin (17/8/2026).​Gubernur NTBLalu...

Srikandi Movement Goes to Campus Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier di PLN

Mataram — Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat menggelar kegiatan ā€œSrikandi Movement Goes to Campusā€ di Universitas Mataram yang diikuti lebih...

Laporan TPK Desa Senggigi Tidak Tuntas jadi Temuan Inspektorat, Mastur: Tidak sepenuhnya tanggungjawab kades

Lombok Barat - Kepala Desa (Kades) SenggigiKecamatan BatulayarKabupaten Lombok BaratMasturmemberikan klarifikasi terkait polemik Dana Desa (DD) dan temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat...

Gubernur Iqbal Resmi Tutup IES,Ā  Wujud Nyata Pengembangan Ekonomi Syariah di NTB

Mataram - Gubernur NTBDr. Lalu Muhamad Iqbal resmi menutup kegiatan Indonesia Ekonomi Syariah (IES) di Islamic Center Mataram (26/10/2025).  Forum dan Expo ini telah...