TRC Infrastruktur NTB  Bentukan Gubernur Iqbal Gerak Cepat Perbaiki Ruas Jalan Kuripan–Kediri

 

Lombok Barat – Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur NTB yang baru dibentuk Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, langsung menunjukkan aksinya. Tim tersebut kini menangani kerusakan ruas jalan penghubung Desa Kuripan–Desa Kediri di Kabupaten Lombok Barat sepanjang sekitar 5,6 kilometer, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

TRC Infrastruktur NTB dibentuk pada Selasa (21/7/2026) sebagai langkah mempercepat penanganan berbagai persoalan infrastruktur, khususnya kerusakan jalan yang dilaporkan masyarakat.

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPRPKP NTB, Kusnadi, mengatakan pekerjaan dimulai sejak 24 Juli 2026. Penanganan diawali dengan penutupan lubang-lubang jalan, kemudian dilanjutkan overlay atau pelapisan ulang pada titik-titik yang mengalami kerusakan permukaan.

“Hari ini kita melakukan overlay jalan. Jadi pada tempat-tempat yang permukaannya agak kasar kita lapis. Kita tidak menangani menyeluruh, tetapi secara sporadis pada titik-titik yang kondisinya rusak,” ujar Kusnadi di sela-sela pekerjaan, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, dari total panjang ruas jalan sekitar 5,6 kilometer, pekerjaan pengaspalan efektif dilakukan sepanjang kurang lebih lima kilometer. Sementara pemeliharaan bahu jalan dan saluran drainase dilakukan di sepanjang ruas tersebut untuk menjaga fungsi jalan tetap optimal.

“Untuk efektif penanganan aspalnya sekitar lima kilometer, sedangkan bahu jalan dan saluran kita tangani sepanjang ruas 5,6 kilometer,” jelasnya.

Kusnadi mengungkapkan, sebelum diperbaiki kondisi jalan dipenuhi lubang di sejumlah titik yang membahayakan pengguna jalan. Karena itu, prioritas pertama adalah menutup seluruh lubang sebelum dilakukan pelapisan ulang pada permukaan jalan yang mulai aus.

Penanganan ruas Kuripan–Kediri menggunakan anggaran pemeliharaan rutin sebesar Rp700 juta. Dengan keterbatasan anggaran tersebut, perbaikan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

“Anggaran yang tersedia Rp700 juta. Jadi kita sesuaikan dengan kondisi lapangan. Kita tidak bisa menangani menyeluruh karena ini memang pemeliharaan rutin,” katanya.

Ia menambahkan, perbaikan ruas jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang kemudian ditetapkan sebagai salah satu prioritas Pemerintah Provinsi NTB.

Lebih jauh, Kusnadi menegaskan keberadaan TRC Infrastruktur NTB tidak hanya menangani ruas Kuripan–Kediri. Tim ini dibentuk untuk memastikan setiap laporan kerusakan jalan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

“Apapun masukan dari masyarakat, dalam waktu 24 jam kami akan merespons dan melakukan verifikasi di lapangan untuk menentukan langkah penanganannya. Kalau kerusakannya ringan bisa langsung kami tangani,” tegasnya.

Ia memastikan material yang digunakan telah melalui pengujian laboratorium sehingga memenuhi standar kualitas. Meski berupa pelapisan tipis sebagai bagian dari pemeliharaan rutin, pekerjaan tersebut diyakini mampu memperpanjang umur layanan jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, warga Dusun Tua Pelet, Desa Kuripan, Isroq, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini rusak akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

“Alhamdulillah masyarakat merasa senang. Jalan ini sudah lama belum pernah disentuh. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini bisa mengurangi kecelakaan,” ujarnya.

Menurut Isroq, ruas Kuripan–Kediri merupakan jalur alternatif yang cukup ramai dilalui masyarakat setiap hari. Perbaikan jalan diyakini akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini jalan alternatif dari Kuripan menuju Kediri. Dengan diperbaiki, transportasi masyarakat akan lebih lancar. Itu yang kami harapkan,” tuturnya. (F*)

Ket. Foto: 

Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur NTB bentukan Miq Iqbal tampak sedang melakukan perbaikan di ruas jalan Desa Kuripan-Desa Kediri. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

The People’s Cafe Resmi Hadir di Lombok, Tawarkan Cita Rasa Nusantara dengan Sentuhan Modern

Mataram - Setelah menancapkan eksistensinya di berbagai kota besar Indonesia, The People’s Cafe (TPC) dari Ismaya Group kini resmi membuka cabang ke-57 di Lombok,...

Peningkatan Pendapatan Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati peringkat ke-469 dunia, didorong oleh pendapatan sebesar Rp545,4 triliun...

Semangat Mengabdi Warnai Suasana Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN

Cikeas - Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi yang bergerak di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Taruna...

Fahrul Mustofa Ditunjuk Jadi Plt Ketua PMI Lombok Barat

Lombok Barat - Fahrul Mustofa ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat hingga Mei 2025. Keputusan penunjukkan Fahrul...

PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Lombok Barat - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan kesiapan sistem kelistrikan guna mendukung pelaksanaan agenda Arahan dan...