DPRD NTB Terima Rancangan KUA-PPAS APBD 2027, Pemprov Fokus Percepat Program Prioritas

Mataram – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2027 sebagai landasan penyusunan APBD tahun depan. 

Melalui rancangan tersebutpemerintah daerah menegaskan komitmennya mempercepat berbagai program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakatpenguatan ketahanan pangan dan energipembangunan pariwisata berkualitasserta pengembangan ekosistem industri agromaritim.

Rancangan KUA-PPAS tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTBHj. Indah Dhamayanti PutriS.E.M.IP.mewakili Gubernur NTBDr. H. Lalu Muhamad Iqbaldalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB yang dipimpin oleh Ketua DPRD NTBHj. Baiq Isvie Rupaeda bersama Wakil Ketua I H. Lalu WirajayaWakil Ketua II H Yek Agil dan Wakil ketua III H. Muzihir serta turut dihadiri Sekda NTB Abul Chairbertempat di Ruang Rapat TamboraKantor DPRD Provinsi NTBMataramSelasa (14/7/2026).

Mengawali penyampaian nota pengantarWakil Gubernur yang akrab disapa Umi Dinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat NTB yang terus menjaga stabilitas daerah sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik. Menurutnyastabilitas tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan pemerintah pusat sekaligus mempercepat pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Dalam rancangan KUA-PPAS tersebutPemerintah Provinsi NTB memproyeksikan kapasitas fiskal daerah pada tahun 2027 semakin kuat sehingga memberikan ruang yang lebih besar untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pembangunan. Meski demikianpemerintah tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Umi Dinda mengatakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Salah satu capaian penting adalah peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden Republik IndonesiaPrabowo Subiantoyang menjadi bagian dari lima bendungan strategis nasional.

“Peresmian Bendungan Meninting semakin memperkokoh posisi NTB sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan nasionalsekaligus memperkuat ketahanan panganketahanan airdan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastrukturPemerintah Provinsi NTB juga terus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Keberhasilan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah dinilai memberikan dampak nyata terhadap sektor perhotelantransportasiUMKMdan ekonomi kreatif. Momentum tersebut akan berlanjut melalui penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTBhingga persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027Pemerintah Provinsi NTB menetapkan tema pembangunan Akselerasi Pengentasan KemiskinanKetahanan Pangan dan EnergiPenyiapan Ekosistem Industri Agromaritimserta Pembangunan Destinasi Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan. Tema tersebut menjadi arah utama penyusunan program dan anggaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Tema ini mencerminkan arah pembangunan NTB yang berfokus pada program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakatsehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyatabaik dalam jangka pendek maupun berkelanjutan,” jelas Umi Dinda.

Wagub menegaskanmeskipun ruang fiskal diproyeksikan semakin baikpenyusunan APBD tetap diarahkan pada pemenuhan belanja wajibbelanja yang telah ditentukan penggunaannya (earmarked)serta berbagai program prioritas pembangunan. Pengelolaan anggaran juga akan terus mengedepankan prinsip efektifefisientransparandan akuntabel sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRDUmi Dinda turut memaparkan garis besar rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 yang mencakup tiga komponen utamayakni pendapatan daerahbelanja daerahdan pembiayaan daerah. Ketiga komponen tersebut akan menjadi dasar pembahasan bersama DPRD sebelum ditetapkan menjadi APBD Tahun Anggaran 2027.

Ketua DPRD NTBHj. Baiq Isvie Rupaeda menyampaikan selanjutnya pihaknya bersama Pemerintah Provinsi NTB akan membahas  rancangan KUA – PPAS tersebut secara komprehensif agar APBD Tahun 2027 mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan menuju NTB makmur mendunia. 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan DPRDAPBD 2027 diharapkan menjadi instrumen pembangunan yang mampu mempercepat pengentasan kemiskinanmemperkuat ketahanan pangan dan energimeningkatkan daya saing ekonomi daerahserta menghadirkan kesejahteraan yang semakin merata bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. (F*)

Ket. Foto:

Ketua DPRD NTBHj. Baiq Isvie Rupaeda didampingi tiga pimpinan DPRD NTB lainnya yakni H. Lalu WirajayaH. YEK Agil dan H. Muzihir menerima dokumen Rancangan KUA-PPAS Provinsi NTB TA 2027 yg diserahkan oleh Wakil Gubernur NTBHj. Indah Dhamayanti Putri didampingi Sekda Abul Chair dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

Jakarta – Promo diskon tambah daya listrik kembali dihadirkan PT PLN (Persero) dalam rangka bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.Lewat program “Ramadan TerangLebaran Tenang”PLN memberikan...

Muskab PMI Lombok Barat Resmi Dibuka, dr. Jack Minta Ketua Terpilih Perhatikan Relawan

Mataram - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat dalam rangka memilih Ketua PMI Lombok Barat 2025-2030 resmi dibuka oleh Ketua PMI...

Polsek Gunungsari Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Toko Bangunan dalam Waktu Singkat

Lombok Barat – Personel Polsek Gunungsari bergerak cepat mengungkap kasus pencurian yang terjadi di sebuah toko bangunan di Dusun PerempungDesa Taman SariKecamatan GunungsariKabupaten Lombok...

Tanah Pecatu 39 Are yang Disalahgunakan Oknum Kades Akhirnya Kembali ke Pemkab Lombok Barat

,Lombok Barat - Tanah pecatu seluas 3.900 meter persegi (39 are) di Desa Bagik Polak yang sempat disalahgunakan secara ilegal oleh oknum kepala desa...

Wabup UNA: Penanganan Stunting Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Sosial

Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Kesehatan menggelar Pertemuan Analisis Situasi Konvergensi Stunting Tingkat Kabupaten di Ujung Landasan Restaurant & Convention...