Pemprov NTB Komitmen Selesaikan Pengangkatan Ribuan Tenaga Kontrak jadi PPPK

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berkomitmen menyelesaikan proses pengangkatan 7000 orang tenaga kontrak lingkup Pemprov NTB menjadi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).

"Tidak akan ada pemecatan bagi tenaga kontrak. Seluruhnya akan diakomodir sesuai dengan kemampuan daerah dan aturan yang berlaku," ujar Penjabat Gubernur NTB, Hassanudin, di Pendopo Gubernur usai mengikuti rapat bersama Mendagri, MenpanRB dan Kepala Badan Kepegawaian Negara terkait penerimaan aparat sipil negara, Rabu (08/01/2025).

Ditegaskannya, pemerintah terus berupaya dengan mekanisme yang ada dan peraturan yang berlaku secara nasional. Hal ini selain merupakan amanat undang undang yang wajib dilaksanakan juga memperhatikan faktor kemanusiaan dan solusi permasalahan tenaga kerja. Gubernur menjelaskan, anggaran bagi PPPK yang tidak lulus tes dan menjadi PPPK paruh waktu telah tersedia tinggal menunggu peraturan terkait hal itu.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Yusron Hadi mengatakan, anggaran dari APBD sudah disiapkan dari belanja barang dan jasa agar tidak melebihi aturan 30 persen anggaran belanja pegawai.

Yusron mengatakan, aturan detail tentang PPPK paruh waktu masih menunggu BKN. Namun demikian, ia memberikan gambaran sesuai dengan pernyataan Kepala BKN bahwa honor bagi mereka tetap seperti yang diterima sekarang dengan tugas dan beban kerja yang sama.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sudah mengumumkan 360 nama yang dinyatakan lulus dalam seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) itu dari dengan peserta sebanyak 5.196 orang dari 7000 orang yang terdaftar di database BKN.

Dalam pertemuan tersebut, sebagaimana dikatakan Menteri Dalam Negeri, pemerintah menegaskan untuk memperjelas status para tenaga kontrak dengan kepastian menjadi ASN sesuai undang undang yang berlaku. Demikian pula dengan para tenaga kontrak di pemerintah kabupaten/ kota. (F3)

Ket. Foto:
Penjabat Gubernur NTB Hassanudin. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

LPG 3 Kg Langka, Pemprov NTB Desak BPH Migas Tambah Kuota

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) langsung bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di beberapa wilayah...

Dinas Kesehatan NTB Perketat Pintu Masuk Wisman Antisipasi Penularan Virus HMPV

Mataram - Merebaknya penularan virus Human Metapneumovirus (HMPV) menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah NTB mengambil langkah tegas dengan...

Pemprov NTB Gerak Cepat Tangani Jalan Rusak Praya–Keruak

Lombok Tengah — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang...

Dinsos Lobar Verifikasi Ulang Data Bansos: 39 Ribu Penerima Dikeluarkan karena Dianggap Mampu

Lombok Barat - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, H.K. Lalu Winengan, menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Sejak awal menjabat...

Inovasi MATARUANG: Terobosan Kantor Pertanahan Kota Mataram Cegah Pelanggaran Tata Ruang

Mataram - Kantor Pertanahan Kota Mataram kembali menghadirkan sebuah terobosan penting dalam pelayanan publik. Inovasi yang diberi nama Mataram dalam Tata Ruang (MATARUANG) hadir...