Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mengirimkan bantuan berupa logistik dan tim tanggap darurat untuk korban gempa yang terjadi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengiriman bantuan ini bertujuan untuk membantu proses penanganan daruratpelayanan kesehatanpenjangkauan psikososialserta penyaluran logistik dan peralatan medis di lokasi terdampak.
Pelepasan armada logistik dan tim tanggap bencana tersebut dipimpin Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTBMinggu (16/8).
Pelepasan bantuan ini dihadiri Gubernur NTBWagub NTBSekda NTBjajaran Forkopimdapimpinan OPD Provinsi NTBinstansi vertikalBUMN/BUMDserta sejumlah lembaga kemanusiaan.
Gubernur NTB Miq Iqbal mengatakanpengiriman bantuan logistik dan tim kemanusiaan ini merupakan bentuk empati terhadap musibah yang dialami masyarakat NTT.
Menurut Gubernur Miq Iqbalsejak terjadi gempa di NTTPemprov NTB langsung menyiagakan sekitar 30 armada kendaraan yang didukung anggaran operasional dan logistik.
“Kurang dari 24 jam sejak terjadi gempa tim kita sudah siap,” katanya.
Kesiapan tersebut menunjukkan bahwa NTB tidak saja telah siap membantu korban gempa bumi di NTT. “Kesiapan ini juga membuktikan bahwa kita NTB memiliki kesiapsiagaan dalam hal menangani bencana,” katanya.
Gubernur Miq Iqbal menjelaskanuntuk bantuan logistik terutama bahan makanan pokok disiapkan di Bima dengan alasan untuk efisiensi biaya distribusi.
Kebijakan tersebut juga dilakukan oleh daerah lain yang juga ikut membantu korban gempa NTT. Salah satunya Pemerintah Provinsi Bali yang menyiapkan logistik di Bima. Selanjutnya bantuan dibawa kapal khusus untuk selanjutnya didistribusikan di NTT.
“Sebagian besar logistik berupa makanan kita siapkan di Bima agar efisien. Sementara bantan yang disiapkan di Mataram berupa obat-obatan yang merupakan hasil sumbangan dari sejumlah pihak,” katanya.
Selain logistikPemprov NTB juga mengirim alat berat dan kendaraan untuk membantu membersihkan puing puing reruntuhan sekaligus untuk membuka akses jalan yang terputus.
Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui sejumlah poskoterutama di wilayah Labuan Bajo dan Ende. Bantuan tersebut akan difokuskan untuk daerah daerah yang mengalami kerusakan paling parahseperti di wilayah Manggarai.
Pengalaman gempa 2018 di Lombok telah memberikan gambaran apa saja yang harus dilakukan. Seperti menangani pemukiman yang rusak termasuk bagaimana menangani masyarakat dari traumaterutama anak-anak.
Sementara ituberdasarkan data yang dihimpun Lombok Postbantuan logistik dan obat-obatan bersumber dari
Dinsos P3A & RS Universitas Mataram berupa sususardenabonmie instanpembalutterpaltendaserta paket obat/kesehatan lengkap.
Dinas Kesehatan Provinsi NTB memberikan bantuan berupa emergency kit type A 37 unitibu hamil kit 20 unitPUS Kit 16 unitbayi baru lahir kit 20 unitibu bersalin kit 16 unitpersonal hygiene kit 110 unitfamily kit 23 unittenda pelayanan kesehatan 2 unittenda posko 2 unitveltbed 10 unitmeja dan kursi lipat.
Selain ituPMI Provinsi NTB menyerahkan bantuan hygiene kitterpalmatrasdan selimut. Poltekkes Kemenkes Mataram berupa popok bayipembalut wanitapakaian dalambiskuit/regaldan mi instan.
Dari Bank Mandiri juga menyerahkan bantuan senilai Rp 100 juta berupa susupampers bayimi instanminyak gorenggula pasirair mineraltendaselimuttikardan matras.
Bantuan juga diberikan Dinas Ketahanan Pangan yakni cadangan beras Pemprov NTB sebanyak 21 ton; Bulog 3 ton beras; AMNT 10 ton beras dan selimut; PT Narmada Awet Muda berupa air mineral gelas.
Khusus dari BPBD Provinsi NTB mengirim 125 paket sembakotikar 100 lembarair mineral 175 dus mi instanpaket panganterpaldan tikar.
Sementara untuk bantuan personil sebanyak 79 orang. Khusus tim medis terdiri dari dokter spesialisdokter, perawatbidanapotekerdan psikolog sebanyak 60 orang. Tim medis ini berasal dari Dinas Kesehatan NTBRSU Lingkup Provinsi NTB sebanyak 53 orangRS Unram 13 orang dan 4 orang dari Dinas Kesehatan Kota Mataram.
Sementara personil tanggap darurat di luar tim medis berasal dari BPBD NTBPUPRPKP NTB dan Dinas Sosial P3A NTB.
Sementara armada kendaraan sebanyak 30 unit berupa mobil rescuenavarahiaceambulancedapur umumtruckexcavatordan innova. (F*)
Ket. Foto:
Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbalmelepas armada logistik dan tim tanggap darurat bencana ke NTT. (Ist)

