Polres Lombok Barat Ungkap 21 Kasus Narkoba, Ratusan Gram Sabu Dimusnahkan

Lombok Barat – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan minuman keras ilegal. Dalam kurun waktu empat bulan terakhirPolres Lobar berhasil mengungkap 21 kasus narkotika dengan 33 tersangka dan memusnahkan ratusan gram sabu serta ribuan liter miras hasil Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam konferensi pers yang digelar Jumat (23/5/2025) di Mapolres Lombok BaratKapolres AKBP Yasmara HarahapS.I.K.mengungkapkan bahwa total 157,96 gram sabu dan 26,71 gram ganja berhasil disita dari para pelaku. Dari jumlah tersebut105,7 gram sabu langsung dimusnahkan sebagai bentuk komitmen perang terhadap narkoba.

“Selama Januari hingga April 2025kami berhasil mengungkap 21 kasus narkotikamengamankan 33 tersangka—30 pria dan 3 wanita. Ini adalah bukti nyata keseriusan kami,” tegas AKBP Yasmara.

Kecamatan Labuapi dinyatakan sebagai wilayah paling rawan dengan 10 kasus terungkapdisusul Batulayar dengan 5 kasus. Salah satu wilayah yang disorot adalah Karang Bongkotyang dianggap sebagai “zona merah” peredaran narkoba.

Kasat Resnarkoba AKP I Nyoman Diana MahardikaS.H.mengungkapkan bahwa sebagian besar narkoba masuk dari luar Lombok Baratbahkan hingga ke Lombok Timur. Ia juga menyoroti peran perempuan dalam jaringan ini. “Dua dari tiga tersangka perempuan berperan sebagai pengedar dan perantara,” jelasnya.

Tak hanya narkobaPolres juga menyita ribuan liter miras dari berbagai jenis dalam razia kafe-kafe ilegal. Di antaranya tuakbremanggur merahhingga berbagai merek bir. Semua barang bukti ini turut dimusnahkan bersama narkotikadisaksikan oleh unsur Forkopimdatokoh agamadan tokoh masyarakat.

AKBP Yasmara berharaplangkah tegas ini mampu menjadikan Lombok Barat sebagai daerah yang aman dan religius. “Kami tidak hanya fokus pada penindakantapi juga pencegahan. Sosialisasi bersama BNNPemkabdan dinas-dinas terkait terus digalakkan,” tambahnya.

Kinerja Polres Lombok Barat mendapat apresiasi dari BNNP NTB. “Empat bulan dan sudah lebih dari satu ons sabu disitaini luar biasa,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP NTBKombes Pol. Dr. Gede Suyasa.

Sinergi lintas sektor juga diperkuattermasuk mendorong rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba melalui puskesmas dan BNN. Ke depankerja sama operasi gabungan dan pemetaan jaringan akan ditingkatkankhususnya di wilayah rawan seperti Karang Bongkot dan Sekotong.

Dengan pemusnahan barang bukti iniLombok Barat menegaskan komitmennya: perang terhadap narkoba bukan hanya slogantapi gerakan nyata. (F2)

Ket. Foto:
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolres Lombok Barat. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kantor Pertanahan Kota Mataram Bahas Layanan Peralihan Hak Lelang dalam Mini Gathering Investor Lelang BSI Area Denpasar Tahun 2026

Mataram - Kantor Pertanahan Kota Mataram turut berpartisipasi sebagai pembicara dalam Mini Gathering Investor Lelang BSI Area Denpasar Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebutKantor Pertanahan...

Musda VI PKS Kota Mataram: Perkuat Sinergi, Hadirkan Solusi untuk Masyarakat

Mataram – Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Mataram menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIMinggu (7/9/2025)di Ballroom Hotel Lombok GardenMataram. Dengan...

Kuasa Hukum Ipda Aris Soroti Kejanggalan Proses Hukum Kasus Kematian Brigadir Nurhadi 

Mataram -  Kuasa hukum terdakwa Ipda I Gede Aris Chandra Widianto,  dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi di Gili TrawanganI Gusti Lanang BratasutaS.H.M.H.menilai banyak kejanggalan...

Gerakan Hidup Sehat, Muazzim Akbar Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

Lombok Tengah -  Sosialisasikan Gerakan Hidup Sehat (Germas)Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN)H. Muazzim Akbarterus menggencarkan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan...

Anggota DPRD NTB Kritisi Alokasi Anggaran Pengendalian Inflasi

Mataram– Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB)M. Nashib Ikromanmengkritik alokasi anggaran pengendalian inflasi yang dianggapnya tidak tepat sasaran. Menurutnya dari sekitar Rp45 miliar yang...