Bupati dan Wakil Bupati Lobar Sidak Pasar untuk Menjaga Stabilitas Harga saat Ramadhan 

Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar Sidak Harga Kebutuhan pokok di pasar. Kegiatan ini dilaksanakan, Jumat, 7 Maret 2025. Turut Hadir dalam sidak ini Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H. Ilham, Staf Ahli dan Kepala OPD yang tergabung dalam TAPD.

Bupati LAZ mengatakan sidak ini dilakukan untuk memantau secara langsung harga-harga kebutuhan pokok di pasar. Hal ini untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadhan. Menurutnya, langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya inflasi. "Sidak ini kita lakukan untuk memantau secara langsung kondisi dibawah yaitu pasar untuk menjaga stabilitas harga serta sebagai salah satu acuan dalam mengambil kebijakan," ujarnya.

Bupati LAZ meminta jajarannya yang tergabung di TPID untuk segera melakukan langkah-langkah cepat dan tepat dalam mengendalikan harga. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri saat rapat koordinasi rutin yang dilakukan setiap pekan. Karenanya ia meminta masyarakat tetap tenang. Ia mengatakan pemerintah baik pusat dan daerah akan melakukan langkah langkah antisipasi agar tidak memberatkan masyarakat.

"Tentu situasi dan kondisi saat ini akan menjadi perhatian kami dalam mengambil kebijakan agar stabilitas harga dan inflasi dapat terjaga atau terkendali dengan baik. Semua jajaran Pemerintah harus bergerak cepat melakukan langkah langkah yang tepat dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok," ujarnya.

Sementara itu salah seorang pedagang di pasar Gerung, Mahuni, mengatakan bahagia dan senang mendapat kunjungan dari Bupati dan Wakil Bupati. Ia berharap kunjungan ini dapat membawa perubahan atau penambahan fasilitasi di pasar Gerung. Mahuni juga mengatakan harga- harga kebutuhan pokok mulai normal kembali tidak seperti awal Ramadhan dimana harga melonjak cukup tinggi.

"kami merasa diperhatikan dengan kunjungan ini. Kami berharap agar kunjungan bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati dapat mengendalikan harga harga kebutuhan pokok di pasar supaya tidak tinggi seperti awal ramadhan," ujarnya.

Harga-harga kebutuhan pokok saat sidak dilakukan berangsur-angsur normal. Harga cabai sudah mulai normal kisaran 100.000 hingga 120.000 per kilogram. Sebelumnya pada awal Ramadhan harga cabai sudah menyentuh angka 210.000 per kilogram. Dalam sidak ini masyarakat dan pedagang pasar sangat antusias ketika bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati. Mereka nampak ceria dan bahagia saat dapat kesempatan bersalaman dan berbicara bersama pemimpin baru mereka. (F2)

Ket. Foto:
Bupati LAZ dan Wabup Hj. Nurul Adha didampingi Sekda Ilham bersama TPID Lombok Barat melakukan sidak pasar. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Listrik Untuk Rakyat: PLN Jaga Keandalan Listrik pada MTQ Aikmel Lotim 2025

Lombok Timur  — PLN memastikan keandalan pasokan listrik selama penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Lombok Timur yang berlangsung pada 26 November–1 Desember 2025...

Universitas Terbuka (UT) Mataram Gelar Seminar Akademik, Mempersiapkan Lulusan NTB untuk Kompetisi Global

Mataram - Universitas Terbuka (UT) Mataram menggelar Seminar Akademik bertajuk "Lulusan NTB untuk Dunia, Mengintegrasikan Kearifan Lokal dengan Kompetensi Global" di Gedung Asrama Haji...

Lombok Barat Jadi Favorit Kampus dalam Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Lombok Barat - Kabupaten Lombok Barat benar-benar menjadi Favorit bagi universitas sebagai mitra dalam menguatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Setelah menjalin kerjasama dengan UIN...

NTB Dapat Jatah UPT Balai Pelestarian Kebudayaan, Jamhur : Bukti Nyata Perjuangan Legislator PKB di Senayan

Lombok Barat - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatatkan capaian penting di sektor kebudayaan. NTB menjadi salah satu dari 10 provinsi yang akan...

Kementerian ATR/BPN Hadirkan Pengukuran Terjadwal, Beri Kepastian Waktu Layanan untuk Masyarakat

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan menerapkan sistem pengukuran terjadwal di seluruh Kantor Pertanahan (Kantah) mulai awal Agustus 2026....