Tinjau Lokasi Banjir di Bima, Pemprov NTB Siapkan Penataan Drainase dan Normalisasi Sungai

Kabupaten Bima – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Nggembe, Kabupaten Bima, Selasa (3/3), dalam rangkaian Safari Ramadan Pulau Sumbawa. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan penanganan banjir tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berorientasi pada solusi jangka panjang.

Dalam peninjauan itu, Gubernur didampingi jajaran BPBD Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten Bima. Selain melihat langsung kondisi wilayah terdampak, rombongan juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga serta memastikan proses tanggap darurat berjalan optimal.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, khususnya di Dusun Jala, ditemukan dua faktor utama penyebab banjir bandang. Pertama, sistem drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga aliran air hujan tersumbat. Kedua, anomali elevasi tata ruang, di mana dasar sungai berada lebih tinggi dibandingkan kawasan permukiman warga. Kondisi tersebut membuat air sungai mudah meluap dan menggenangi rumah penduduk saat curah hujan meningkat.

“Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan ada solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tegas Miq Iqbal, sapaan akrab gubernur NTB.

Data sementara mencatat sebanyak 204 kepala keluarga (KK) terdampak langsung, dengan 177 unit rumah sempat terendam air setinggi 50 hingga 80 sentimeter saat puncak banjir. Selain merendam permukiman, banjir juga memutus akses transportasi akibat rusaknya satu unit jembatan yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten.

Fasilitas pendidikan turut terdampak. SDN Inpres Nggembe dilaporkan kerap terendam setiap kali hujan lebat, sehingga mengganggu proses belajar mengajar.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Provinsi NTB menyusun sejumlah rekomendasi strategis. Langkah yang direncanakan meliputi penataan ulang sistem drainase, normalisasi alur sungai, serta evaluasi tata ruang kawasan terdampak guna mencegah terulangnya banjir di masa mendatang.

Miq Iqbal menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB akan berkoordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait agar langkah mitigasi dilakukan secara terintegrasi.

“Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan. Penanganan harus komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Pemprov NTB juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (F*)

Ket. Foto: 

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi jajaran BPBD Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten Bima, meninjau langsung lokasi banjir di Desa Nggebe, Kabupaten Bima. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Bincang Kamisan: Mewujudkan Desa Berdaya dalam Perspektif Pengamat Kebijakan Publik

Mataram - Upaya membangun Desa Berdaya yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB, memantik berbagai perspektif dari para Tokoh Masyarakat, Pemuda maupun Akademisi di berbagai...

Perempuan Harus Berdaya dan Menginspirasi, Hj. Megawati Ajak DWP Kemenag NTB Perkuat Sinergi

Mataram — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Megawati Lestari, mengajak seluruh perempuan untuk terus...

Nadira Bantah Dugaan Perselingkuhan, Sebut Tak Pernah Lihat Bukti Percakapan

Mataram – Nadira Ramayanti angkat bicara menanggapi beredarnya pemberitaan terkait dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya. Ia menegaskan hingga saat ini tidak pernah diperlihatkan secara...

180 Personel Polda NTB Siap Kawal Arus Lalu Lintas MotoGP Mandalika 2025

Mataram – Sebanyak 180 personel lalu lintas Polda NTB dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di kawasan Sirkuit Mandalika selama berlangsungnya event MotoGP Mandalika...

Muazzim Akbar Tekankan Pentingnya Penanaman Nilai Bhineka Tunggal Ika

Lombok Tengah -  Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 2, H. M. Muazzim Akbar, S.IP., secara gencar menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan...