Mataram – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi profesi guru di NTB dalam rangka mendukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang kondusif di daerah.
Dalam upaya mewujudkan sistem pendidikan nasional yang berkualitasberkeadilandan berkelanjutanguru memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan pendidikan. Oleh karena itusetiap kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan guru dan tata kelola pendidikan dinilai harus memperhatikan aspek kesejahteraankepastian hukumkepastian karierserta stabilitas sistem pembelajaran.
Berdasarkan dinamika kebijakan pendidikan terkini dan berbagai aspirasi anggota organisasi profesi guruIGI Provinsi NTB menegaskan kesiapan untuk mengawal aspirasi tersebut secara konstruktif dan bertanggung jawab.
Ketua IGI NTBNengah IstiqomahM.Pd.menyampaikan bahwa komitmen tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral organisasi dalam menjaga iklim pendidikan yang sehat sekaligus mendukung stabilitas daerah.
“Sebagai wujud komitmen ituIGI NTB menyatakan siap mengawal aspirasi profesi guru di NTB dalam mendukung sitkamtibmas yang kondusifserta siap menjaga tata tertib dalam menyampaikan aspirasi di depan umum dengan mengedepankan sikap saling menghargaisesuai dengan moto IGI ‘Sharing and Growing Together’,” ujarnyaRabu(4/3/26).
Ia menegaskanIGI berkomitmen dalam setiap kesempatan berbicara untuk selalu mengedepankan etikamenghormati perbedaan pendapatserta menyampaikan pesan secara sopanjelasdan terstruktur. Dengan demikianaspirasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik tanpa menyinggung atau merendahkan pihak lain.
MenurutnyaIGI tidak hanya berbagi inspirasitetapi juga menciptakan ruang yang aman dan positif bagi semua pihak untuk tumbuh bersama melalui dialog yang saling menghargai dan saling belajar.
Di sisi lainIGI NTB juga berharap pemerintah memberikan perhatian khusus kepada guru non-ASN agar memperoleh standar penghasilan minimum yang layak. Pihaknya menilaiguru non-ASN memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan sudah sepatutnya mendapatkan hak yang adil.
“Kami berharap agar guru non-ASN juga tidak dikesampingkan haknya untuk memperoleh penghasilan yang layak,” tambahnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional organisasi profesi guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasionalIGI NTB berharap pemerintah dapat mempertimbangkan serta menindaklanjuti berbagai harapan dan aspirasi para guru demi terciptanya pendidikan yang lebih baik dan berkeadilan di NTB. (F*)
Ket. Foto:
Ketua IGI NTBNengah IstiqomahM.Pd. (Ist)

