Bapemperda NTB Optimistis Ranperda Delegasi Kewenangan Minerba Jadi Solusi Tambang Ilegal

Mataram – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) optimistis Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Delegasi Kewenangan Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) akan menjadi solusi konkret atas maraknya praktik pertambangan ilegal di sejumlah wilayah di NTB.

Ketua Bapemperda DPRD NTBAli Usman Al Khairimenegaskan bahwa regulasi ini dirancang untuk menjembatani berbagai persoalan pertambangan yang selama ini terjadikhususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi mineral namun belum terkelola secara legal.

“Kami di Bapemperda optimistis ranperda ini akan menjadi jalan keluar bagi proses pertambangan ilegal yang selama ini terjadi. Kita ingin menjembatani persoalan-persoalan di beberapa wilayah yang memiliki potensi mineral agar tidak lagi ditambang secara ilegal,” ujar Ali UsmanJumat8 Mei 2026.

Menurutnyaaktivitas tambang ilegal tidak hanya merugikan daerah dari sisi pendapatantetapi juga berdampak serius terhadap kerusakan ekosistem dan lingkungan. Karena itulegalisasi melalui mekanisme yang diatur dalam perda dinilai penting agar aktivitas pertambangan dapat memberikan manfaat nyata tanpa mengabaikan prinsip keberlanjutan.

“Di satu sisi kita tidak ingin potensi ini terus ditambang secara ilegal yang berakibat pada kerusakan ekosistem dan ekologi. Maka kita ingin agar ini dilegalkansupaya proses legalisasi tersebut bisa melahirkan sesuatu yang bermanfaat,” jelasnya.

Ia memaparkanterdapat sejumlah manfaat yang diharapkan dari pengesahan ranperda tersebut. Pertamapemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengontrol proses pertambangan agar berjalan sesuai prinsip berkelanjutan (sustainable) dan tetap memperhatikan aspek keberlangsungan lingkungan hidup.

Keduadari proses legalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. PAD yang diperoleh nantinya akan diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan sosial dasar masyarakatseperti sektor pendidikankesehatanhingga pembangunan infrastruktur.

“Selama ini karena sifatnya ilegalkita tidak mendapatkan apa-apa. Lingkungan rusakPAD juga tidak ada. Dengan perda inikita berharap ada kontribusi PAD di semua jenjang pemerintahan,” tegasnya.

Selain mengatur mekanisme legalisasi dan pengawasanranperda tersebut juga akan memuat ketentuan sanksi tegas terhadap praktik illegal mining. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus efek jera bagi pelaku pertambangan tanpa izin.

Ali Usman berharap proses delegasi kewenangan dari pemerintah pusat kepada daerah di bidang mineral dan batubara dapat segera rampungsehingga daerah memiliki landasan hukum yang kuat dalam mengelola potensi sumber daya alamnya.

Ia pun membuka ruang partisipasi publik dalam pembahasan ranperda tersebut. 

“Kami mengharapkan seluruh masyarakat yang memiliki kepentingan dan kepedulian terhadap isu-isu pertambangan dan lingkungan untuk memberikan masukan kepada kami di Bapemperda. Masukan itu penting untuk memperkuat muatan dalam ranperda ini,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto: 

Ketua Bapemperda DPRD NTBAli Usman Al Khairi. (/fit)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

PLN Berbagi dengan Anak Yatim pada Apel Siaga Kelistrikan MotoGP Mandalika 2025

Lombok Tengah – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN tidak hanya memastikan keandalan listrik untuk...

Wabup Lombok Barat Hj. Nurul Adha Tegaskan Peran Strategis Ponpes dalam Membangun Bangsa dan Negara

Lombok Barat - Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menghadiri Haul Pendiri Ponpes Al-Ishlahuddiny di Ponpes Al-Ishlahuddiny di KediriSabtu22 Februari 2025. Kegiatan ini...

Pemprov NTB Bentuk FKP2KS Tangani Kekerasan Seksual

Mataram - Maraknya kasus kekerasan seksual di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengambil langkah tegas dengan membentuk...

Karate Piala Kapolri 2026 Digelar Juni di Tangerang, Ribuan Atlet Siap Tanding

Jakarta – Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026siap digelar pada 25–28 Juni 2026 di GOR Nambo Jaya Sport CenterKota Tangerang. Event ini masuk rangkaian peringatan...

H-1 MotoGP Mandalika 2025, PLN Lakukan Final Check Keandalan Kelistrikan

Lombok Tengah  – Sehari menjelang perhelatan MotoGP Mandalika 2025PT PLN (Persero) menuntaskan final check sistem kelistrikan di seluruh venue utama sirkuit. Pemeriksaan lapangan dilakukan...