Mataram – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB resmi meningkatkan status penanganan kasus narkotika dengan terduga berinisial MT ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil dalam gelar perkara yang digelar pada Senin (23/02/2026).
Gelar perkara dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda NTB dan dihadiri KabagwasidikKabagbinopspara Kasubditserta penyidik Subdit II Ditresnarkoba selaku tim yang menangani kasus tersebut. Hasil forum internal itu menyimpulkan bahwa perkara telah memenuhi unsur pidana untuk ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid dalam keterangan resminya menjelaskankasus ini merupakan hasil pengungkapan Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB pada Kamis19 Februari 2026.
Penangkapan dilakukan di depan salah satu gerai Alfamart di Jalan PejanggikKelurahan Cakranegara BaratKota Mataram. Saat diamankanpetugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 79,321 gram yang disimpan di dalam saku jaket terduga.
“Terduga ditangkap di pinggir jalan depan Alfamart di Jalan Pejanggik Mataram. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu hampir 80 gram. Kini status perkara telah naik ke tingkat penyidikan,” jelasnya.
Selain sabupolisi juga menyita satu unit telepon genggam serta sepeda motor yang digunakan terduga saat berada di lokasi kejadian.
Menurut Kombes Pol. Mohammad Kholidberdasarkan hasil gelar perkaratindakan terduga telah memenuhi unsur pelanggaran Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Dengan peningkatan status ke tahap penyidikanpenyidik kini akan melakukan pendalaman lebih lanjuttermasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut.
Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polda NTB dalam menindak tegas peredaran gelap narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat. (F3)
Ket. Foto:
Gelar perkara status hukum MTterduga narkoba yang ditangkap bersama 79 Gram Sabu di Jalan PejanggikMataram. (Ist)

