Mataram – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI)Adil Hakimmemberikan apresiasi tinggi kepada Asosiasi Masyarakat Dansa Indonesia (AMDI) atas kontribusi besarnya dalam memeriahkan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam sambutannya saat membuka kompetisi AMDI di Bir Ali 2Asrama Haji NTBKamis (31/7)Adil menyampaikan harapannya agar olahraga dansa semakin dikenal luas oleh masyarakat sebagai sarana ekspresikebugarandan kebersamaan lintas generasi.
Dalam kompetisi AMDI yang berlangsung di Bir Ali 2Asrama Haji NTBAdil menekankan bahwa dansa bukan sekadar gerakan tubuh mengikuti irama musiknamum merupakan ekspresi jiwakomunikasi harmonis tanpa kataserta ruang kebebasan yang menyatukan berbagai lapisan usia dan latar belakang.
“Semua latar belakang dalam satu langkah yang gembira,” ujar Adil saat membuka kompetisi.
Adil Hakim juga mengapresiasi pendekatan inklusif dan menyenangkan yang diterapkan AMDI dalam mengembangkan olahraga dansa. Melalui metode yang tidak kompetitif dan penuh keceriaanAMDI berhasil menjadikan dansa sebagai bagian dari gaya hidup aktif yang menyehatkan tubuhmembangkitkan semangat positifserta membangun rasa kebersamaan.
Semangat ini dinilai sejalan dengan visi KORMI melalui gerakan Indonesia aktifyakni mendorong partisipasi masyarakat untuk hidup lebih sehat melalui olahraga yang mudah diaksesinklusifkreatifdan menggembirakan.
“Olahraga dansa bukan sekadar seni gerak atau pencapaian medali podiumtetapi ruang pertemuan yang penuh keceriaansaling menghargaidan kekompakan,” tambahnya.
Perlombaan untuk Inorga AMDI ini diikuti oleh 9 provinsi di Indonesia dengan 22 kategori yang dilombakan. Sembilan provinsi tersebut adalah NTBBaliKalimantan TengahKalimantan Timur, Sumatera Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Barat Jawa Timur dan Jawa Tengah. (F3)
Ket. Foto:
Ketua KORMI Nasional Adil Hakim berfoto bersama dengan para peserta Lomba Inorga AMDI di Fornas VIII NTB 2025. ()

