Mataram – Fraksi Gerindra DPRD NTB mendesak Gubernur NTBDr. H. Lalu Muhamad Iqbalagar segera melakukan evaluasi terhadap bawahannya yang diduga melampaui kewenangan dalam proses seleksi Komisaris dan Direksi Bank NTB Syariah.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTBSudirsah Sujantomenilai tindakan salah satu staf di lingkup Pemprov NTB yang mengundang Panitia Seleksi (Pansel) Komisaris dan Direksi Bank NTB Syariah bersama Direktur LPPI bukanlah hal sepele. Ia menegaskan bahwa hal itu jelas berada di luar kewenangan pejabat tersebut.
“Pak Gubernur harus melakukan evaluasi terhadap bawahannya yang sudah melakukan tugas-tugas di luar wewenang. Seharusnya bukan dia yang mengevaluasi atau memanggil Pansel Bank NTB Syariah,” tegas Sudirsah yang dihubungi wartawan via saluran teleponSelasa (17/6/2025).
Ia menambahkan bahwa Fraksi Gerindra secara tegas merekomendasikan agar Gubernur mengevaluasi pejabat yang dinilai sudah bertindak melampaui batas kewenangan. Menurutnyalangkah korektif perlu segera dilakukan untuk menjaga marwah pemerintahan.
“Itu kan menjadi kewenangan Gubernur untuk melakukan evaluasi. Jadi kalau sudah dianggap ada bawahan yang melakukan kerja-kerja melampaui wewenangya harus menjadi evaluasi beliau,” ujarnya.
Saat ditanya apakah hal ini mengganggu kinerja GubernurSudirsah tak menampik.
“Menurut sayaya mengganggu lah. Masa sesuatu yang menjadi ranahnya diambil alih. Sangat tidak elok,” ujarnya.
Sudirsah juga menilai langkah Gubernur Iqbal yang secara tegas meminta Pansel agar tidak menghadiri undangan dari pejabat tersebut adalah tindakan yang tepat.
“Apa yang dilakukan Pak Gubernur saya lihatuntuk melarang Pansel menghadiri undangan itusaya rasa langkah yang bagus,” tutupnya. (F3)
Ket. Foto:
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTBSudirsah Sujanto. (Ist)

