Lombok – Komunitas Peduli Inklusi dan Toleransi (KoPITol) NTB terus memperluas pelaksanaan kegiatan MBG: Maju Bersama Gen-Z (Gen-Z Ga Cuma NongkrongTapi Ikut Bangun Desa) dengan melibatkan kalangan muda di berbagai daerah.
Khalid Zabidiselalu narasumber kegiatan mengatakan forum serupa tidak hanya dilaksanakan di Lomboktetapi juga telah digelar di sejumlah daerah seperti BogorSolodan beberapa kota lainnya.
“Selain di Lombok ini sudah ada di beberapa daerah lain seperti di Bogordi Solodan di kota-kota lainnya sehingga kami memang berkeliling,” katanya dalam kegiatan yang berlangsung Sabtu (4/7) di Mataram.
Menurut Khalidpeserta kegiatan menyesuaikan jaringan yang dimiliki masing-masing koordinator daerah.
“Di beberapa kota pesertanya mahasiswadi beberapa daerah juga ada siswa SMA. Itu tergantung koordinator daerah dan jaringan yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bersifat terbuka dan dibangun melalui kolaborasi berbagai komunitas tanpa menjadi organisasi formal.
“Kegiatan ini kami serahkan kepada koordinator lokal. Sinergi dan kolaborasinya terbuka saja. Ini bukan satu organisasitetapi seperti organisme yang tumbuh secara alamiah. Kami tidak ada target apa-apa. Kegiatan ini betul-betul untuk menyebarkan gagasan-gagasan dan program-program Prabowo yang positif dan optimistis agar sampai kepada Gen-Z,” kata Khalid.
Ia berharap semakin banyak generasi muda terlibat dalam forum-forum diskusi yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan melalui kolaborasipenyampaian gagasandan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah. (F*)
Ket. Foto:
Komunitas Peduli Inklusi dan Toleransi (KoPITol) NTB melaksanakan kegiatan MBG: Maju Bersama Gen-Z di Mataram. (Ist)

