Wabup UNA : Desa Persiapan Harus Tancap Gas Wujudkan Visi Misi Daerah

Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti pemekaran wilayah. Sebanyak 11 desa persiapan kini memasuki tahapan persiapan penerimaan tim penataan desa tingkat pusat dalam rangka verifikasi. Hal ini merupakan sebuah langkah penting dalam proses menuju status desa definitif. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 12 Agustus 2025 dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA), Asisten I H. Saeful Akham, Inspektur Lobar Suparlan, Kepala OPD, para Camat dan para Penjabat Desa Persiapan.

Dalam arahannya Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Nurul Adha (UNA) mengatakan proses pemekaran desa sebagai upaya pemerintah Daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa. Selain itu pemekaran desa juga menjadi upaya untuk melakukan pemerataan pembangunan di desa. Ia menekankan bahwa keinginan masyarakat merupakan faktor utama dalam proses pemekaran desa hingga menjadi definitif. Karenanya ia berharap desa persiapan dapat melalui tahapan verifikasi ini dengan baik. 

“Seluruh proses verifikasi dan validasi harus melalui prosedur dan peraturan yang sudah ditentukan, agar semua pelayanan dan data yang dibutuhkan tersedia sehingga proses menuju desa definitif berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selanjutnya Wabup UNA mengatakan, pentingnya pemerataan pembangunan desa untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Pemerataan pembangunan desa bisa melalui berbagai program dan kebijakan yang dapat mengurangi kesenjangan sosial, meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Dengan demikian mengingat sejumlah desa persiapan yang akan menuju desa definitif, adanya kolaborasi aktif dari semua pihak akan mempermudah setiap tahapan proses pemerataan, terutama wilayah yang mengajukan pemekaran desa. Ia juga meminta desa persiapan untuk langsung bergerak cepat dalam mewujudkan visi misi daerah. 

“Diharapkan untuk desa persiapan harus mampu berperan dalam menyongsong visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan Lombok Barat yang Maju , Mandiri, dan Berkeadilan serta Sejahtera dari Desa,” harapnya.

Sementara itu Asisten l Setda Lobar H.Saeful Akhkam menyampaikan apresiasi kepada dinas PMD dan jajaran yang memfasliitasi desa persiapan menuju penilaian desa definitif. Ia menjelaskan bahwa pembentukan desa baru diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pemerataan pembangunan. Diketahui ada sebelas desa persiapan yang akan di nilai yaitu 3 (tiga) desa di Kecamatan Batulayar (Desa Persiapan Penanggak, Desa Persiapan Tunjung Are dan Desa Persiapan Tunjung sari), 3 (tiga) desa persiapan di Kecamatan Lingsar (Desa persiapan Longseran, Desa persiapan Reban Madani dan Desa persiapan Punikan), kemudian 5 (lima) Desa di Kecamatan Sekotong (Desa persiapan Empol, Desa persiapan Pengantap, Desa persiapan Blongas, Desa persiapan Lendang Guar dan Desa persiapan Pesisir Emas). 

“Harapan besar kami, semoga proses pemekaran desa persiapan ini berjalan lancar hingga menjadi desa definitif, dan seluruh desa persiapan dapat memenuhi persyaratan dan layak untuk dijadikan sebagai desa difinitif,” harapnya. (F2)

Ket. Foto:

Rapat menindaklanjuti pemekaran wilayah yang dipimpin Wabup UNA di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Barat. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal

​Jakarta - Realisasi anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencapai 95,73% pada tahun 2025. Guna menjaga agar realisasi anggaran di tahun...

Bupati LAZ Hadiri Sertijab Gubernur NTB, Pemkab Lobar Siap Berkolaborasi dengan Pemprov NTB

Mataram - Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di Ruang Rapat Paripurna Gedung...

BPS NTB: Nilai Tukar Petani Januari 2025 Naik 2,12 Persen

Mataram - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Januari 2025 sebesar 125,91, mengalami kenaikan 2,12 persen...

Sekda NTB Belum Definitif, DPRD Minta Segera Dituntaskan

Mataram - Belum adanya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB dinilai berpotensi memengaruhi kinerja birokrasi. DPRD NTB meminta proses seleksi segera dirampungkan...

Nahas! Warung Nasi di Ampenan Terbakar Saat Menggoreng Ikan, Kerugian Capai Rp25 Juta

Mataram — Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah warung nasi di Jalan Industri, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Sabtu (14/03/2026) sekitar pukul 19.30 Wita....