Mataram – Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram kembali mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kota Mataram. Dalam pengungkapan tersebuttiga pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dan penadahan berhasil diamankan pada Kamis dini hari (13/03/2026) di wilayah SegantengKecamatan CakranegaraKota Mataram.
Ketiga terduga yang diamankan masing-masing berinisial SH dan MS yang diduga sebagai pelaku utama pencurianSementara BA berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan yang masuk ke Polresta Mataram.
Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP.S.T.K.S.I.K.M.Si. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban terkait pencurian sepeda motor yang terjadi di rumahnya di wilayah BabakanKecamatan Sandubaya.
Peristiwa tersebut terjadi pada 19 Maret 2026. Saat itu korban memarkir sepeda motornya di depan rumah dalam kondisi terkunci stangkemudian pergi melaksanakan salat tarawih di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.
Namun ketika korban kembali sekitar pukul 20.00 Witasepeda motor yang diparkir sebelumnya sudah tidak berada di tempat. Menyadari kendaraannya hilangkorban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mataram.
Menindaklanjuti laporan tersebutTim Resmob langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan tersebutidentitas para terduga akhirnya berhasil diketahui hingga akhirnya diamankan di wilayah Seganteng.
“Yang kami amankan ada tiga orangdua di antaranya pelaku utama dan satu orang diduga sebagai penadah. Salah satu pelaku utamayakni SHjuga merupakan residivis kasus pencurian,” jelas AKP I Made Dharma.
Selain mengamankan para terdugapolisi juga berhasil menyita sejumlah barang buktitermasuk sepeda motor milik korban.
Saat ini ketiga terduga tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim Polresta Mataram. Mereka dijerat dengan Pasal 477 dan Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dan pertolongan jahat (penadahan).
“Barang bukti sudah diamankan dan kasus ini masih terus kami kembangkan,” tutup Kasat Reskrim. (F*)
Ket. Foto:
Terduga pencuri dan penadah diamankan Satreskrim Polresta Mataram. (Ist)

