Dinas Kominfotik NTB Dorong Digitalisasi dan Keterbukaan Informasi dalam Penyusunan Ranwal RPJMD 2025-2029

Mataram – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berperan aktif dalam penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2025-2029. Dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB di Ruang Rapat Kepala Dinas Kominfotik NTB pada Senin (17/02), berbagai aspek strategis terkait digitalisasi layanan publik dan keterbukaan informasi turut dibahas.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, menekankan pentingnya tiga aspek utama dalam tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Kominfotik NTB, yakni penyediaan data sektoral yang handal, pengembangan layanan publik berbasis digital, serta optimalisasi diseminasi informasi dan komunikasi publik.

"Pemanfaatan Command Center sebagai pusat data dan informasi layanan digital, digitalisasi serta keamanan informasi dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi prioritas. Termasuk konsolidasi jaringan internet terpadu dan penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di tingkat OPD, kerja sama dengan media, hingga pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)," jelas Dr. Najamuddin.

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda NTB, H. Zulfikar Kurniadi, S.E., MM, menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk jangka waktu lima tahun yang menjadi pedoman bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

"RPJMD NTB 2025-2029 disusun sebagai tindak lanjut dari visi, misi, dan program kepala daerah terpilih dalam Pilgub NTB 2024. Dokumen ini juga menjadi acuan bagi penyusunan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa penyusunan RPJMD harus mempertimbangkan peraturan perundang-undangan, kondisi faktual daerah, serta aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan. Selain itu, Provinsi NTB mendapatkan tiga proyek strategis nasional (major projects), yaitu Lumbung Pangan Nasional, Penataan Perkotaan, dan Destinasi Pariwisata.

*"Pariwisata NTB menjadi hub untuk wilayah timur, sehingga mendapat pelimpahan dari Bali ke NTB, NTB ke NTT, " pungkasnya. (F3)

Ket. Foto:
Kegiatan Forum Perangkat Daerah Provinsi NTB yang digelar Bappenda di Kantor Diskominfotik NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Bukti DNA, CCTV hingga Ahli Forensik Jadi Dasar JPU Tuntut Radit

Mataram – Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini terdakwa Radiet Adiansyah alias Radit merupakan pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan terhadap Ni Made Vaniradya Puspa...

Bupati LAZ Lepas 393 Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Lombok Barat

Lombok Barat - Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Lombok Barat pada Kamis dini hari (1/5/2025). Ratusan orang berkumpul untuk menyaksikan momen...

NTB Kunjungi Jatim,  Tingkatkan Pelayanan dan Perlindungan PMI

Surabaya - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Forum Wartawan Parlemen (FWP) NTB, melakukan kunjungan kerja LTSA PMI Disnakertrans Provinsi Jawa Timur...

HUT ke-67 NTB, Gubernur Tegaskan “Gerak Cepat NTB Hebat” untuk NTB  Makmur Mendunia

Lombok Tengah – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB di halaman Kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri...

Pemprov NTB Siapkan Investasi Pendidikan bagi SMK di Wilayah Pelosok 

Lombok Tengah -​ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) berkomitmen penuh untuk menghapus stigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai penyumbang angka pengangguran. Dalam...