Lombok Timur – Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi terkait pengawasan orang asingKantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Lombok Timur pada Rabu (21/5)bertempat di Rinjani Waterpark.
Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Kabupaten Lombok TimurH. Mustofadan dihadiri oleh berbagai unsur TIMPORA seperti TNIPolriKejaksaanDisdukcapilDisnakerPemerintah Daerahserta instansi terkait lainnya.
Dalam sambutannyaH. Mustofa menekankan pentingnya koordinasi dan pertukaran informasi lintas instansi dalam rangka pengawasan orang asing. Ia menyoroti tiga hal utama yang menjadi fokus dalam rapat kali iniyakni: mekanisme pertukaran informasi terkait keberadaan dan aktivitas orang asingidentifikasi potensi kerawanan dan pelanggaranserta penyusunan langkah-langkah pengawasan yang efektif dan efisien.
“TIMPORA ini bukan hanya menekankan pada aspek keimigrasian sajatetapi juga menyentuh aspek sosialekonomihingga budaya. Karena itudiperlukan keterlibatan aktif dari seluruh unsur yang tergabung dalam tim,” ujar Mustofa.
Rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan KeimigrasianIqbal Rifai. Bertindak sebagai narasumberKepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI MataramMirza Akbarmenyampaikan berbagai dinamika pengawasan orang asing di wilayah Lombok Timur.
Dalam diskusi terungkap sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pengawasanseperti kendala dalam pertukaran informasiperbedaan data antar lembagahingga pentingnya peningkatan kewaspadaan dalam proses penerbitan perizinan.
Menutup rapatMirza menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pengawasan orang asing yang optimal.
“Pada hakikatnyaImigrasi bukanlah satu-satunya ujung tombak dalam TIMPORA. Tim ini dibentuk sebagai wadah koordinasi antar instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan orang asing. Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengawasan yang efektif,” tutup Mirza.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama antar instansi dan menciptakan sistem pengawasan orang asing yang lebih responsif terhadap dinamika dan tantangan yang ada di lapangankhususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur. (HF)
Ket. Foto:
Foto bersama dalam kegiatan rapat TIMPORA di Lombok Timur. (Ist)


