Mataram – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di berbagai titik keramaian. Salah satunya dilakukan oleh Polresta Mataram yang menggelar patroli penertiban calo tiket dan aksi premanisme di kawasan Terminal MandalikaMinggu (15/03/2026).
Patroli tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP I Made Dharma YP.S.T.K.SIK.M.SI.bersama Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto S.T.K.SIK.dengan melibatkan tim opsnal Sat Reskrim Polresta Mataram dan Polsek Sandubayaserta di backup Tim Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB. Dari kegiatan itupetugas berhasil mengamankan delapan orang yang diduga terlibat praktik calo tiket dan aksi premanisme di area terminal.
“Patroli ini kami lakukan sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat terkait maraknya calo tiket dan aksi premanisme di Terminal Mandalika yang sering menimbulkan cekcok dengan agen tiket resmi maupun para penumpang,” ujar AKP I Made Dharma usai kegiatan.
Menurutnyapenertiban tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026yang difokuskan pada pengamanan arus mudik Lebaran serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di fasilitas transportasi umum.
“Kegiatan ini tidak hanya kami lakukan di terminaltetapi juga di kawasan pertokoantempat wisatadan lokasi keramaian lainnya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang hari raya,” tambahnya.
Delapan orang yang diamankan masing-masing berinisial JIATMRBFESdan DHyang sebagian besar berasal dari wilayah Kecamatan Sandubaya. Mereka diduga kerap melakukan praktik percaloan tiket serta tindakan yang meresahkan penumpang dan agen resmi di terminal.
Saat inikedelapan orang tersebut telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menentukan langkah pembinaan.
“Mereka akan kami berikan pembinaan dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya. Jika kembali melakukan tindakan serupatentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim.
Polresta Mataram juga mengimbau
masyarakat yang beraktivitas di ruang publik agar segera melaporkan jika menemukan tindakan yang meresahkan atau berpotensi mengganggu keamanan.
“Masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat 110 apabila menemukan situasi yang tidak aman di lingkungan sekitar,” tutupnya. (F*)
Ket. Foto: Delapan calo tiket dan preman yang diamankan di Polresta Mataram. (Ist)

