PMI NTB Gerak Cepat Salurkan Ratusan Bantuan ke Korban Banjir di Mataram 

Mataram – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTB ikut membantu menangani warga terdampak banjir di wilayah Kota Mataram.

Tim PMI NTB bersama PMI Kota Mataram menyisir warga terdampak banjir di wilayah Kekalik untuk mendistribusikan makanan siap saji mulai Minggu malam (6/7) hingga Senin (7/7) dini hari. 

“Kami sudah kerahkan relawan untuk membantu di wilayah yang tergenang, identifikasi titik pengungsian, dan distribusi makanan bagi para korban. Ini tidak saja di Mataram tapi juga di wilayah Lombok Barat (Lobar),” ujar Sekretaris PMI NTB Lalu Dody Setiawan, usai memberikan bantuan pada warga di Posko Masjid Al-Mabrur, Lingkungan Kekalik Jaya Timur, Kecamatan Sekerbela, Kota Mataram, Minggu malam (6/7) kemarin. 

Menurutnya, saat relawan berangkat menuju lokasi menggunakan satu unit mobil ambulans dan satu unit mobil pick up, umumnya lokasi yang dikunjungi masih terjadi genangan banjir. 

Salah satunya, di wilayah Kekalik. Di mana, sekitar 300 kepala keluarga memilih mengungsi di Posko Masjid Al-Mabrur, Kekalik Jaya Timur, Kecamatan Sekerbela. 

“Jadi, karena ratusan KK belum ada dapat bantuan apapun, maka saya dan relawan PMI turun membagikan bantuan ke Kekalik,” kata Lalu Dody.

Ia mengatakan, bahwa bantuan yang disalurkan pada pengungsi berupa  ratusan  kotak makanan siap saji, terpal, selimut, paket family kit, kebutuhan bayi hingga masker. 

Lalu Dody menegaskan bahwa pihaknya akan bersiaga beberapa hari ke depan dengan menyesuaikan kondisi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dampak banjir berjalan optimal.

“Yang pasti, relawan PMI NTB juga akan siap membersihkan rumah warga dari sisa banjir hingga nanti pascabanjir juga kami biasnya akan siap melakukan pembersihan sumur warga,” tegasnya. 

Menyinggung permintaan warga yang menghendaki adanya pembukaan pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Lalu Doddy mengaku akan berkordinasi terlebih dahulu dengan jajaran pengurus dan pihak rumah sakit.

“Tadi, banyak warga mengeluhkan gatal-gatal, dan kedinginan. Ini karena rumahnya tergenang. Secepatnya, kami akan menyikapi keluhan dan keinginan warga terdampak banjir dengan para pihak terkait,” jelasnya. 

Sementara itu, Perwakilan Pemuda Kekalik, Iskandar mengaku berterima kasih atas kesigapan jajaran PMI NTB yang turun ke lokasinya. 

Menurutnya, musibah banjir kali ini adalah paling parah lantaran air bisa masuk setinggi 50 centimeter ke rumahnya. 

“Banjir Kekalik ini terparah. Tumben ada air banjir yang begitu kencang masuk ke rumah. Terimakasih PMI atas  bantuan yang pertama diperoleh warga Kekalik Jaya Timur,” tandas Iskandar. (F3)

Ket. Foto:

Pengurus PMI NTB Fahrul Mustofa saat menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Mataram. (Ist) 

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

Surabaya - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memasuki fase transformasi organisasi dan pelayanan publik. Dalam arahannya kepada jajaran Kantor Wilayah...

Aliansi Mahasiswa Desak Kejati Kembalikan Aset Sitaan CV Sumber Elektronik

Mataram - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Keadilan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat...

Halal Bihalal PWI NTB, Momentum Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah

Mataram – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Halal Bihalal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia NTB di Sekretariat PWI, Mataram, Rabu (15/04/2026). Kegiatan yang...

Gubernur NTB Tegaskan Konsultan  Harus Adaptif dan Siap Bersaing Global

Mataram - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) NTB di Ballroom Hotel Merumatta Senggigi, Kamis...

Tak Kapok Berulah, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polisi

Mataram - Seorang perempuan residivis kasus narkoba kembali berurusan dengan aparat kepolisian setelah Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengungkap dugaan peredaran narkotika di...