Ketua Komisi I DPRD NTB Dorong Penguatan Keamanan Lingkungan saat Mudik Lebaran

Mataram – Ketua Komisi I DPRD NTB, H. Moh. Akri, mendorong aparat penegak hukum dan aparat keamanan untuk meningkatkan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan di Kota Mataram menjelang arus mudik Lebaran.

Menurut Akri, peningkatan pengamanan penting dilakukan karena Kota Mataram merupakan pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan di NTB yang dihuni banyak pendatang dari berbagai daerah. Saat musim mudik tiba, banyak warga yang kembali ke kampung halaman sehingga berpotensi meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.

“Kota Mataram dihuni banyak masyarakat dari Bima, Dompu, Sumbawa, hingga daerah lain di Indonesia. Ketika mereka pulang kampung saat Lebaran, tentu banyak rumah yang ditinggalkan. Ini perlu diantisipasi sejak dini,” ujar Akri saat diwawancara usai kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Pimpinan dan anggota DPRD NTB, Selas, (10/3) di Mataram.

Ia menilai peran aparat keamanan, khususnya melalui keberadaan polisi masyarakat (Polmas), perlu dimaksimalkan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan permukiman warga.

“Di beberapa wilayah sudah ada polisi masyarakat atau polmas. Ini perlu dimaksimalkan oleh aparat penegak hukum, khususnya di Kota Mataram, agar ada langkah preventif untuk mengantisipasi rumah kosong yang ditinggal pemiliknya pulang kampung,” katanya.

Selain itu, Akri menekankan pentingnya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif selama periode mudik.

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama agar meningkatkan kewaspadaan dengan langkah sederhana, seperti memberitahukan tetangga atau pengurus lingkungan setempat.

“Kalau meninggalkan rumah, sebaiknya dititipkan kepada tetangga atau dilaporkan kepada lingkungan setempat agar bisa ikut diawasi. Dengan begitu, keamanan lingkungan tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Akri berharap sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta patroli rutin aparat keamanan dapat dioptimalkan untuk mencegah potensi tindak kejahatan selama banyak warga meninggalkan rumah.

Menurutnya, langkah-langkah preventif tersebut penting agar masyarakat yang mudik dapat merasa tenang dan tidak khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

“Intinya pengamanan harus diperkuat supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan ketika meninggalkan Kota Mataram,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto:

Ketua Komisi I DPRD NTB, H. Moh. Akri. (/fit)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pemprov NTB Komitmen Perkuat Transformasi Peran Widyaiswara dalam Meningkatkan Kompetensi ASN 

Mataram - Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen memperkuat transformasi peran Widyaiswara dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan...

DPRD NTB Kritik APBD 2025, Wirawan: Sudah sesuai tahapan

Mataram - Alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTB tahun 2025 mendapat kritikan dari pihak legislatif, karena dinilai tidak berkualitas. Pasalnya ditemukan anggaran...

Pemprov NTB Tebar 1 Juta Benih Ikan di Bendungan Meninting, Dorong Ekowisata dan Ekonomi Lokal

Lombok Barat - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menebar sebanyak satu juta benih ikan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, dalam rangka peringatan Hari...

Kemenko Polkam Tinjau Langsung Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Barat, Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat

Lombok Barat – Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi perhatian serius dari berbagai kementerian. Salah...

Pansus I DPRD NTB Bahas Hasil Fasilitasi Kemendagri terhadap Raperda Perizinan Berusaha

Mataram – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat pembahasan hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap Rancangan Peraturan...