Mataram — Bulan suci Ramadan dinilai menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi dirimemperbaiki hubungan sosialserta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB)Hj. Baiq Isvie Rupaedadalam kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H bersama pimpinan dan anggota DPRD NTB di Hotel Prime ParkSelasa (10/3/2026).
Isvie menegaskan bahwa ibadah di bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahagatetapi juga menahan ego serta memperkuat rasa empati terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.
Menurutnyanilai-nilai ibadah seharusnya diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakatseperti memperbanyak kegiatan sosial dan membantu warga yang membutuhkan.
“Yang paling utama dalam menjalankan ibadah adalah bagaimana kita lebih memikirkan orang lainbagaimana jiwa sosial kita lebih tergerakserta bagaimana kita dapat merasakan kesulitan yang dialami masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkankepedulian sosial tidak cukup hanya menjadi wacana atau sekadar ucapan. Sikap empatikata diaharus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain ituIsvie juga menekankan pentingnya membangun komunikasi sosial yang baikbaik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat. Menurutnyakomunikasi yang terbuka dapat memperkuat solidaritas serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
“Dalam kehidupan sehari-harikomunikasi sering kali menjadi terbatas karena kesibukan dan ego masing-masing. Padahal di sekitar kita mungkin ada orang yang sedang mengalami kesulitan dan membutuhkan perhatian,” katanya.
Ia berharap momentum Ramadan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaansaling memahamiserta membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat.
Isvie juga menyinggung berbagai tantangan global yang tengah menjadi perhatian duniamulai dari potensi konflik hingga isu energi. Menurutnyasituasi tersebut perlu diantisipasi melalui koordinasi dan komunikasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
“Karena itukita perlu saling merangkulsaling memberikan informasiserta menjaga komunikasi yang baikbaik di internal pemerintahan maupun dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus saling menghargai dan belajar merendahkan diri dalam kehidupan sosial.
“Merendahkan diri bukan berarti merendahkan martabat kitatetapi bagaimana kita menempatkan diri dengan bijak dan menghargai orang lain sesuai dengan keadaan masing-masing,” tuturnya.
Isvie berharap bulan suci Ramadan dapat menjadi momentum untuk terus memperbaiki dirimemperkuat solidaritas sosialserta meningkatkan kualitas komunikasi di tengah masyarakat.
Kegiatan silaturahmi ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri dan Forkopimda NTB. (F*)
Ket. Foto:
Foto bersama dalam Kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H Pimpinan dan Anggota DPRD NTB. (/fit)

