Dinas PU Lobar Prioritaskan Keselamatan, Kadis Langsung Tinjau Jembatan Bakong yang Retak dan Miring

Lombok Barat – Kondisi Jembatan Bakong yang menghubungkan Kecamatan Gerung dan Kecamatan Lembar kini menjadi perhatian serius Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lombok Barat. Jembatan yang telah berusia lebih dari dua dekade itu mengalami retak dan kemiringan yang mengkhawatirkan, terutama setelah curah hujan tinggi menyebabkan luapan debit air Sungai Dodokan.

Menyikapi kondisi ini, Kepala Dinas PU Kabupaten Lombok Barat, H.K. Lalu Winengan, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kerusakan dan memastikan langkah-langkah penanganan segera dilakukan. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga sementara waktu jembatan harus ditutup guna mencegah risiko kecelakaan.

“Jembatan ini menjadi salah satu akses strategis, sehingga kami turun untuk mengecek kondisinya. Kami akan segera melaporkan kondisi Jembatan Bakong ini kepada Penjabat (Pj.) Gubernur NTB esok hari,” ujar Winengan saat turun di lapangan, Rabu, (12/2/25).

Menurutnya, kerusakan ini bukan hanya akibat faktor cuaca ekstrem, tetapi juga karena usia jembatan yang dibangun sejak 1996/1997. Beban kendaraan yang terus meningkat turut mempercepat kelelahan struktur, sehingga langkah perbaikan harus segera diusulkan ke pemerintah provinsi NTB, mengingat jalan ini berada di bawah kewenangan mereka.

Langkah cepat Dinas PU Lombok Barat mendapat respons positif dari masyarakat sekitar yang selama ini bergantung pada Jembatan Bakong untuk aktivitas harian, baik untuk keperluan industri, distribusi barang, maupun mobilitas masyarakat.

Beberapa warga mengaku khawatir dengan kondisi jembatan yang semakin miring, terutama saat dilalui kendaraan berat. Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar tidak terjadi insiden yang membahayakan pengguna jalan.

“Dari pagi tadi jembatan mulai terlihat miring, apalagi kalau dilalui kendaraan berat. Kami takut kalau dibiarkan begini, nanti ambruk atau ada kecelakaan,” ungkap amaq Epol, warga sekitar.

Dengan adanya laporan resmi dari Dinas PU Lobar kepada Pj. Gubernur NTB, diharapkan perbaikan Jembatan Bakong bisa segera masuk dalam prioritas anggaran pemerintah provinsi. Selain itu, kajian teknis lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah perbaikan struktur cukup atau perlu pembangunan ulang agar jembatan tetap aman dan berfungsi optimal bagi masyarakat. (F3)

Ket. Foto:
Kepala Dinas PU Lombok Barat, HL. Winengan (topi hitam) saat meninjau langsung kondisi jembatan Bakong. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur NTB Instruksikan Seluruh OPD Tanggulangin Banjir Mataram

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Banjir Kota Mataram pada Senin (7/7). Rapat yang dipimpin langsung oleh...

Komisi II Soroti Kualitas Pariwisata NTB dalam LKPJ Gubernur 2025

Mataram – Komisi II DPRD Provinsi NTB memberikan sejumlah catatan kritis terhadap kinerja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)...

Raperda Perlindungan PMI NTB Rampung, Pengesahan Tunggu Revisi UU Pusat

Mataram -  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB secara materi sudah rampung. Namun, pengesahan raperda ini masih menunggu...

NTB Maksimalkan Lahan Tidur Lewat Program Optimalisasi Lahan 

Lombok Tengah - Gubernur Nusa Tenggara (NTB) Barat, Lalu Muhamad Iqbal, meninjau pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Desa Panujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten...

Golkar NTB Sembelih Lima Ekor Hewan Kurban

 Mataram  – DPD I Partai Golkar NTB menyembelih lima ekor sapi kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 2026 di Kantor DPD I...