Rachmat Hidayat: Kader PDIP Harus Korektif, Konstruktif, dan Berpihak pada Rakyat

Mataram — Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Rachmat Hidayat, menegaskan pentingnya peran kader partai untuk bersikap korektif, konstruktif, objektif, dan solutif dalam membangun daerah. Ia menekankan bahwa setiap kader PDIP harus menjadi pejuang sejati yang berpegang teguh pada nilai-nilai ideologis partai dan tidak tergoda oleh kepentingan pribadi atau materi.

“Jangan tukar diri dengan uang, jangan barter dengan materi. Barterlah diri dengan rakyat, dengan kepentingan rakyat,” tegas Rachmat Hidayat kepada wartawan di sela-sela Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan NTB, yang digelar di Mataram, Senin (27/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat menegaskan bahwa PDIP bukanlah partai oposisi, melainkan bagian dari kekuatan politik yang ikut berperan aktif dalam membangun daerah dan negara. Namun demikian, partai tetap memiliki fungsi kontrol terhadap jalannya kebijakan pemerintah.

“Kalau ada yang baik, kita dukung. Tapi kalau ada yang salah, kita koreksi. Itulah fungsi korektif dan konstruktif partai,” ujarnya.

Menyinggung soal pengawalan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Rachmat menegaskan bahwa seluruh proses harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menolak keras segala bentuk penyimpangan dan praktik tidak transparan.

“Pokir itu ada aturannya. Berapa yang harus didapat, siapa yang mengerjakan, semuanya harus jelas dan transparan. Tidak boleh ada yang sembunyi-sembunyi,” tegasnya.

Anggota DPR RI tersebut juga menyampaikan sikap tegas partai terhadap kader yang terbukti melakukan pelanggaran atau penyimpangan dana dan proyek.

“Kalau ada kader yang terlibat, saya pecat. Begitu dia tersangka, langsung saya pecat. Tidak ada cerita, tidak ada tebang pilih,” ujarnya menegaskan.

Terkait langkah manta anggota DPRD NTB Najamudin yang melaporkan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Pokir ke aparat penegak hukum, Rachmat memberikan dukungan penuh. Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap rakyat.

“Kita mendukung sikap korektif dan konstruktif yang dilakukan Saudara Najamudin. Itu bukti keberpihakan kepada rakyat,” kata Rachmat.

Rachmat juga mengingatkan seluruh kader PDIP NTB untuk terus menjaga integritas, menjunjung tinggi disiplin partai, serta mematuhi seluruh aturan organisasi.

 â€śSiapa pun yang tidak taat aturan partai, tidak ada ampun. Saya sudah sejak zaman Orde Baru di politik, dan prinsip itu tidak akan berubah,” tegasnya. (F3)

Ket. Foto:

Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Rachmat Hidayat saat memberikan sambutan pada kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercap) PDI Perjuangan NTB di Mataram. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Anggota Komisi IV DPRD NTB: Pemerintah Harus Terlibat Menertibkan Tambang dan Menjaga Kelestarian Alam

Mataram - Anggota Komisi IV DPRD NTB, Iwan Panjidinata, SE., menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat, untuk menertibkan aktivitas tambang yang...

Momentum Ramadan, PLN UIW NTB Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Sumbawa Barat

Sumbawa Barat – Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat upaya edukasi...

Lima Atlet ULD Kaltim Unggul di Fornas VIII NTB 2025

Mataram - Provinsi Kalimantan Timur unggul dalam Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Universal Line Dance (ULD) pada ajang Fornas VIII NTB  yang berlangsung di Venue...

Diduga Malapraktik, RSUD Tanjung Dilaporkan WNA Malaysia ke Polda NTB

Mataram - RSUD Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), dilaporkan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia ke Polda NTB atas dugaan malapraktik medis....

Kantah Kota Mataram Terapkan Work From Home sebagai Upaya Penghematan Energi

Mataram – Dalam rangka mendukung kebijakan penghematan energi serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, Kantor Pertanahan Kota Mataram melaksanakan sistem kerja Work From Home...