Abubakar: Pembangunan Dermaga Gili Gede untuk Majukan Pariwisata Lombok Barat

Lombok Barat – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Barat, H. Abu Bakar, angkat bicara terkait maraknya pemberitaan yang dinilai tidak berimbang mengenai proyek pembangunan dermaga wisata di kawasan Gili Gede Indah. Ia menegaskan bahwa tuduhan keterlibatannya dalam dugaan pemerasan dan korupsi tidak berdasar serta sangat merugikan nama baik dirinya dan keluarga.

“Bayangkan bagaimana perasaan seorang ayah ketika anaknya bertanya apakah benar bapaknya melakukan pemerasan dan korupsi. Anak saya sampai menerima tautan berita hoaks dari temannya,” ungkap H. Abu Bakar, Selasa (14/10/2025).

Abu Bakar juga menyesalkan adanya pihak yang mengambil foto proyek secara diam-diam dari area sekitar rumah warga negara asing (WNA) tanpa konfirmasi langsung. Ia meminta agar pemberitaan dilakukan secara profesional dan berimbang.

“Kalau mau beritakan, datang langsung ke Gili Gede, tabayyun ke saya atau pihak yang bertanggung jawab. Jangan ngintip dari samping rumah orang lalu membuat opini,” tegasnya.

Menurut Abu Bakar, proyek yang disebut sebagai kegiatan reklamasi itu sebenarnya merupakan pembangunan fondasi dermaga yang terdiri dari causeway dan trestle, serta berfungsi sebagai breakwater untuk mencegah abrasi. Proyek tersebut, katanya, menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Gili Gede.

“Sejak awal proyek ini dituduh ilegal dan diviralkan di media sosial, padahal tujuannya untuk mendukung pariwisata daerah. Jangan sampai persepsi negatif justru menghambat kemajuan industri pariwisata kita,” ujarnya.

Dukungan terhadap Abu Bakar juga datang dari berbagai kalangan, termasuk LSM Edukasi. Ketua LSM tersebut, Yusri, menyatakan pihaknya mendukung setiap upaya pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.

“Selama pembangunan itu untuk kemaslahatan masyarakat dan dilakukan sesuai aturan, kami mendukung. Proyek dermaga di Gili Gede berpotensi meningkatkan akses wisata, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi lokal,” kata Yusri.

Ia pun mengajak masyarakat dan media agar melihat persoalan ini secara objektif serta mendukung pembangunan daerah secara konstruktif.
“Kritik boleh, tapi jangan sampai menjatuhkan semangat orang yang sedang berjuang untuk kemajuan daerahnya,” tutup Yusri.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Hadapi Antrean Panjang dan Cuaca Panas, Polres Lombok Barat Salurkan Air Bersih untuk Ratusan Ternak di Gilimas dan Segenter

Lombok Barat - Menyikapi antrean panjang truk pengangkut ternak dan cuaca panas ekstrem di Pelabuhan Gilimas dan Terminal Segenter, Polres Lombok Barat menunjukkan kepeduliannya...

Pasangan Lazadha Diterpa Issu Miring, Bupati LAZ : Itu Semua Fitnah dan  Masyarakat Jangan Terprovokasi

Mekkah - Setelah sukses meraih berbagai prestasi membanggakan dan berhasil melaksanakan terobosan untuk membangun daerah, Pasangan LAZADHA mulai dipecah belah oleh oknum yang mengaku...

Tak Kapok Berulah, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Polisi

Mataram - Seorang perempuan residivis kasus narkoba kembali berurusan dengan aparat kepolisian setelah Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengungkap dugaan peredaran narkotika di...

Viral Video Pernikahan Anak, Anggota Komisi V DPRD NTB Jamhur Desak Sanksi Tegas untuk Pencegahan

Mataram  -  Viralnya video pernikahan di bawah umur di media sosial baru-baru ini mengundang perhatian publik, termasuk dari kalangan legislatif. Anggota Komisi V DPRD...

DPRD NTB Dorong Kolaborasi Pemda Atasi Sampah Tiga Gili

Lombok Utara - Pengelolaan sampah di kawasan wisata Tiga Gili yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara...