Komisi I DPRD NTB Desak Pemprov Beri Kepastian Nasib 518 Honorer Gagal CPNS

Mataram – Komisi I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Honorer Non-Database BKN Gagal CPNS 2024 Wilayah NTBSelasa (14/10). Rapat yang berlangsung di ruang Pleno Sekretariat DPRD NTB itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IH. Moh. AkriS.HI.

Isu utama yang dibahas adalah nasib 518 tenaga honorer yang gagal dalam seleksi CPNS 2024 dan belum tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). RDP ini turut dihadiri oleh perwakilan dari BKD Provinsi NTBInspektoratdan Biro Hukum Setda NTB.

Dalam paparannyaBKD NTB menjelaskan bahwa Pemprov terus memperjuangkan nasib tenaga non-ASN melalui skema rekrutmen ASN jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)yang telah dimulai sejak 2022 dan akan berlangsung hingga 2025. NamunBKD juga menegaskan bahwa berdasarkan kebijakan nasionalmulai tahun 2026 tidak akan ada lagi tenaga non-ASN di instansi pemerintah.

Menanggapi hal tersebutKetua Komisi I DPRD NTBH. Moh. Akrimenekankan pentingnya langkah konkret dari Pemprov untuk segera memberikan kepastian status bagi 518 honorer yang belum masuk dalam database BKN.

“Pemerintah harus segera menyikapi persoalan ini secara serius. Jangan sampai mereka yang sudah lama mengabdi justru kehilangan pekerjaan karena kendala administratif,” tegasnya.

Komisi I juga meminta agar para tenaga honorer tidak dirumahkan sebelum ada kejelasan regulasi dan kebijakan final terkait status mereka.

Dukungan serupa juga datang dari Inspektorat NTB. Mereka menyatakan siap mengawal dan mendukung setiap langkah kebijakan pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan honorer ini secara adil dan terukur.

Sementara ituperwakilan tenaga honorer yang hadir dalam RDP meminta agar pemerintah tidak serta-merta menghentikan mereka dari pekerjaannya. Mereka juga mendesak BKD agar segera merilis data valid terkait honorer non-database dan menyampaikannya ke masing-masing OPDagar status dan posisi mereka dalam sistem kepegawaian menjadi jelas. (F3)

Ket. Foto:

Ketua Komisi I DPRD NTBH. Moh. AkriS.HI.saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Asosiasi Honorer Non-Database BKN Gagal CPNS 2024 Wilayah NTB. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Gubernur Iqbal Dorong IPNU NTB Kuatkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Mataram —  Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB),  Dr. Lalu Muhamad Iqbalmenegaskan pentingnya melanjutkan semangat perjuangan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menempatkan ekonomi keumatan...

Abdul Hadi: Kepala BMKG Baru Harus Teruskan Langkah Baik, Wujudkan Layanan yang Lebih Tanggap dan Modern

Jakarta11 November 2025 — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II (Pulau Lombok)Abdul Hadimenyampaikan ucapan selamat...

Listrik Andal Malam Idulfitri, Pawai Takbiran di Mataram Berjalan Meriah Penuh Cahaya

Mataram — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan pawai takbiran di Kota Mataram...

BAZNAS NTB dan Bank NTB Syariah Resmikan Rumah Layak Huni di Sekotong, Lombok Barat

Lombok Barat - Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BAZNAS NTB) bekerja sama dengan Bank NTB Syariahsukses meresmikan Rumah Layak Huni (MAHYANI)...

Pemprov NTB Tegaskan MBG Jadi Penggerak Gizi dan Ekonomi Rakyat

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus...