Smart Waste Kids, Cara KB-TK Putra 1 Mataram Tanamkan Budaya Pilah Sampah Sejak Dini

Mataram – KB-TK Putra 1 Mataram terus berinovasi dalam membentuk karakter peserta didik melalui program Smart Waste Kids (SWK), sebuah gerakan edukasi lingkungan yang mengajarkan anak-anak mengenali, memilah, dan mengelola sampah sejak usia dini.

Program ini hadir sebagai bentuk dukungan terhadap visi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia yang berkarakter, peduli lingkungan, dan berbudaya. Selain itu, Smart Waste Kids juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Mataram yang mendorong pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat guna mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui program tersebut, anak-anak dibiasakan memilah sampah organik dan anorganik setiap hari. Kegiatan dilaksanakan melalui berbagai metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, praktik langsung memilah sampah, pembuatan karya dari barang bekas, hingga kegiatan Jumat Bersih di lingkungan sekolah.

Kepala Unit KB-TK Putra 1 Mataram, Hj. Yuniarti, mengatakan bahwa Smart Waste Kids tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga membentuk karakter dan rasa tanggung jawab anak terhadap lingkungan.

“Kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Anak-anak belajar bahwa sampah harus dipilah dan dikelola dengan benar. Harapannya, kebiasaan ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga menjadi budaya di rumah dan masyarakat,” ujarnya.

Program Smart Waste Kids telah memberikan dampak positif yang nyata. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, program ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik serta mendorong keterlibatan orang tua dalam membiasakan pemilahan sampah di rumah.

Salah seorang wali murid, Mama Aliska, mengaku merasakan perubahan positif pada putrinya sejak mengikuti program tersebut.

“Sejak mengikuti program Smart Waste Kids, Aliska menjadi lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Di rumah, ia sudah terbiasa memisahkan sampah organik dan anorganik serta sering mengingatkan anggota keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya. Program ini sangat baik karena membangun kebiasaan positif yang tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga terbawa ke lingkungan keluarga,” tuturnya.

Melalui inovasi Smart Waste Kids, KB-TK Putra 1 Mataram menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan peduli lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam membangun budaya sadar lingkungan sejak usia dini demi mewujudkan Kota Mataram yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Bupati LAZ Harap TP PKK dan Organisasi Wanita Lainnya Dukung Program Sejahtera dari Desa

Lombok Barat - Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Paud dan Ketua Dekranasda Nusa Tenggara Barat Ny.Sinta M.Iqbal melantik Bunda Paud, Ketua Dekranasda,Pembina Posyandu dan Ketua...

Dinas Kominfotik NTB Gencarkan Sosialisasi Fornas VIII, Libatkan Pelayanan Publik dan UMKM

Mataram - Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB terus mengintensifkan sosialisasi pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII Tahun 2025 yang akan...

PDIP Kota Mataram Bagikan Paket Sembako dan Takjil, Wujudkan Toleransi Antarumat Beragama

Mataram - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Mataram menggelar kegiatan sosial dengan membagikan ratusan paket sembako di panti asuhan...

Momentum Hari Lingkungan Hidup, PLN UIW NTB Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2025 Berkat Inovasi Sosial Berkelanjutan

Mataram - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB) kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam...

Pemprov NTB Gelar Retreat Pimpinan OPD, Samakan Visi Pembangunan Daerah 

Mataram - Pemerintah Provinsi NTB akan menggelar retreat bagi seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) lingkup Pemprov NTB, di Mako Korem 162/WB.Kepala Badan Pengembangan...