Gubernur NTB Kutuk Kekerasan Seksual di Lombok Timur, Tegaskan Pesantren Tak Boleh Distigma

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengutuk keras dugaan tindak kekerasan seksual terhadap dua santriwati yang diduga dilakukan oleh pimpinan sebuah pondok pesantren di Kecamatan SukamuliaKabupaten Lombok Timur. Ia menegaskansegala bentuk pelecehan dan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi.

“NTB harus menjadi zona aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Siapa pun pelakunyakriminal adalah kriminal dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegas Gubernur Iqbal,  dalam siaran persSabtu(31/1). 

Meski peristiwa tersebut terjadi di lingkungan pesantrenGubernur Iqbal menekankan agar tidak ada stigma negatif terhadap lembaga pesantren secara keseluruhan. Menurutnyakasus ini merupakan perbuatan oknum dan harus diproses sebagai pertanggungjawaban individu pelakutanpa menggeneralisasi institusi pendidikan keagamaan.

Pemerintah Provinsi NTBmelalui Kepala Dinas KomunikasiInformatikadan Statistik NTB Dr. Ahsanul Khalikmenyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda NTB bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram yang telah mengungkap dan menangani perkara tersebut.

Pemprov NTB berharap aparat penegak hukum menerapkan pasal-pasal yang memberatkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengusut tuntas kasus initermasuk membuka kemungkinan adanya korban lain selain dua korban yang telah teridentifikasi.

Ahsanul Khalik menegaskanGubernur NTB memastikan kehadiran negara sebagai pelindung korban dengan menjamin proses hukum berjalan secara adiltransparandan berpihak pada pemulihan korban.

Lebih lanjutGubernur Iqbal memerintahkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) NTB bersama Rumah Sakit Mutiara Sukma untuk segera memberikan pendampingan menyeluruh kepada para korban. Pendampingan meliputi layanan psikologismedisdan sosialyang dilakukan secara terkoordinasi dengan LPA Kota Mataram serta Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTB.

“Korban harus ditangani sebaik mungkin. Negara hadir untuk memulihkan trauma dan depresi yang dialami korban agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara bermartabat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan komitmennya untuk melindungi identitas korban secara penuh demi menjaga keselamatanprivasiserta proses pemulihan psikologis korban.

Selain ituPemprov NTB mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui atau mengalami kekerasan seksualkhususnya yang menimpa perempuan dan anak. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memutus rantai kekerasan dan mencegah munculnya korban baru.

Ke depanPemprov NTB bersama pemerintah kabupaten/kota akan memperkuat langkah pencegahan melalui edukasipengawasanserta penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan dan keagamaandisertai peningkatan koordinasi lintas sektor.

Gubernur Iqbal menegaskanPemerintah Provinsi NTB akan mengawal penanganan kasus ini hingga tuntasmemastikan korban mendapatkan perlindungan maksimalserta menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi pelaku kekerasan seksual.

“Tidak boleh ada pembiaran. Kekerasan seksual adalah kejahatan kemanusiaandan negara harus berdiri di sisi korban,” pungkasnya. (F*)

Ket. Foto:

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (Ist)

Sumber : Kominfotik NTB

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

DPRD NTB Setujui Perda Perampingan OPD:  Strategis Menuju Birokrasi Efisien dan Pelayanan Publik Berkualitas

Mataram - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor...

Gubernur NTB Paparkan Target Ekonomi hingga Perbaikan Infrastruktur Saat Buka Puasa Bersama Insan Pers

Mataram  – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal bersama Dinas KomunikasiInformatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB menggelar buka puasa bersama insan persSabtu...

Cara Meningkatkan Kualitas Video agar Tampak Profesional dengan Canva

Membuat video berkualitas tinggi tidak harus sulit atau membutuhkan keahlian editing yang rumit. Dengan alat yang tepatsiapa pun bisa meningkatkan kualitas video dan menghasilkan...

Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal

​Jakarta - Realisasi anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencapai 95,73% pada tahun 2025. Guna menjaga agar realisasi anggaran di tahun...

Tingkatkan Sinergitas, Kalapas Lombok Barat Kunjungi Polres Lobar dan Kodim 1606 Mataram

Lombok Barat - Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar lembagaKepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok BaratM Fadli melakukan kunjungan kerja ke Polres Lombok...