Desa Gelogor Kembangkan Tiga Potensi Wisata Unggulan

Lombok Barat – Desa Gelogor, Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat saat ini sedang fokus mengembang tiga potensi wisata unggulan.

Kepala Desa Gelogor, Achmad Arman Iswara, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus mengembangkan tiga potensi wisata unggulan di wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Saat ini, ada tiga item wisata yang sedang kami bangun di Desa Gelogor. Yang pertama adalah wisata air. Desa Gelogor, khususnya Dusun Gresik Utara dan Gelogor Timur, memiliki sumber air yang melimpah. Wilayah ini rata-rata merupakan lahan eks galian C, sehingga kami berencana mengubah lahan yang tidak produktif ini menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Arman, Jumat, (24/1/25) di sela-sela kegiatannya.

Selanjutnya, sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Arman menjelaskan bahwa pengembangan UMKM di desanya mendapat dukungan dari berbagai instansi, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Dinas Ketahanan Pangan.

"UMKM kita telah dibina oleh berbagai dinas terkait dan difokuskan pada beberapa kelompok. Kami merasa bahwa UMKM ini perlu dikembangkan lebih lanjut dan diberi wadah. Oleh karena itu, kami akan mengintegrasikan UMKM dengan lokasi wisata air yang sedang kami kembangkan," jelasnya.

Yang paling menarik, menurut Arman, adalah pembangunan wisata agro berbasis pohon kurma. Ia menjelaskan bahwa pengembangan wisata agro ini akan berbeda dengan konsep wisata agro pada umumnya yang berfokus pada tanaman buah seperti manggis dan durian.

"Saat ini, kami telah menanam 24 pohon kurma. Memang hasilnya belum terlihat sekarang, tetapi kami optimis karena unsur hara dan pH tanah Desa Gelogor memiliki kesamaan dengan wilayah di Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang dikenal sebagai salah satu penghasil kurma terbaik di Asia. Kami menargetkan dalam 10 tahun ke depan, pohon kurma akan berkembang pesat di Desa Gelogor," katanya.

Arman berharap bahwa dengan berkembangnya wisata agro berbasis kurma ini, Desa Gelogor dapat meningkatkan nilai tawar Kabupaten Lombok Barat, bahkan Indonesia di kancah internasional.

"Mengingat KLU telah diakui sebagai penghasil kurma terbaik di Asia oleh organisasi kurma internasional, kami optimis Desa Gelogor bisa menciptakan brand ‘Kurma Datu Kluster Desa Gelogor’ yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Lombok Barat," tutupnya.

Desa Gelogor membuka peluang seluas-luasnya bagi para investor untuk turut serta membangun dan mengembangkan potensi desa.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Gelogor. (F3)

Ket. Foto:
Kepala Desa Gelogor, Achmad Arman Iswara. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Ketua DPRD NTB Dukung Rencana Gubernur NTB Lakukan Mutasi Berdasarkan Profesionalisme dan Meritokrasi

Mataram - Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda memberikan dukungan penuh terhadap rencana mutasi yang akan dilakukan oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhammad...

Menteri ATR/BPN Tegaskan Kehadiran Negara Lindungi Hak Tanah Warga Pascabencana

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi hak atas tanah masyarakat terdampak bencana....

Made Slamet Soroti Kualitas Menu MBG, Minta Evaluasi Total Program

Mataram - Anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Made Slamet, menyoroti kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak...

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Lobar Terpilih Lakukan Registrasi dan Tes Kesehatan di Kemendagri

Lombok Barat - Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 20 Februari 2025 di Istana Merdeka, Jakarta....

UT Mataram Wisuda 343 Lulusan: Bukti Keberhasilan Pembelajaran Jarak Jauh di Era Digital

Mataram - Universitas Terbuka (UT) Mataram kembali menyelenggarakan Wisuda Periode II Tahun 2025, sebanyak 343 lulusan dari berbagai program studi, baik jenjang diploma, sarjana...