Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluncurkan Pepadu Kuatinovasi pelayanan administrasi kependudukan terpadu yang mengusung prinsip DekatMudahAkuratdan Tuntas.
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan Wakil Bupati Lombok BaratHj. Nurul Adhadalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis Pepadu Kuat di Aula NarmadaKantor Bupati Lombok BaratSelasa (8/9/2026).
Kehadiran Pepadu Kuat menjadi bagian dari upaya Pemkab Lombok Barat memperkuat pelayanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa. Inovasi ini diharapkan membuat masyarakat semakin mudah memperoleh layanan tanpa harus menghadapi proses yang berbelit.
Wabup Nurul Adha yang akrab disapa Ummi Nurul Adha atau UNA mengatakanpeluncuran Pepadu Kuat merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillahhari ini kita bersama-sama menghadiri launching dan bimbingan teknis Pepadu Kuat. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lombok Barat,” ujar Ummi Nurul.
Menurutnyakualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Karena ituseluruh program pemerintah harus diarahkan pada kepentingan dan kemudahan masyarakat.
Prinsip dekatmudahakuratdan tuntas yang menjadi semangat Pepadu Kuatkata diasejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi yang mengedepankan transparansiakuntabilitasserta pelayanan yang cepat dan tepat.
“Kalau tata kelola pemerintahan yang baik itu harus transparanakuntabeldan berorientasi pada pelayanan yang cepatmaka Pepadu Kuat ini sudah menjawab kebutuhan tersebut. Pelayanannya dekat dengan masyarakatmudahakuratdan tuntas,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebutUmmi Nurul secara khusus menyoroti peran operator desa yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan administrasi kependudukan.
Menurutnyaoperator desa merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ketika warga membutuhkan berbagai dokumen administrasi kependudukan maupun dokumen yang berkaitan dengan kebutuhan keluarga.
“Bapak dan Ibu operator adalah orang-orang yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan dokumen kependudukanmerekalah yang pertama kali dicari. Karena ituperan Bapak dan Ibu sangat penting,” katanya.
Ia menegaskanpenguatan pelayanan di tingkat desa tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan komitmen dalam memberikan pelayanan.
Pemkab Lombok Baratlanjutnyajuga memberikan perhatian terhadap keberadaan operator desatermasuk dukungan penganggaran untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendukung pelaksanaan tugas mereka.
Lebih jauhUmmi Nurul menyebut peluncuran Pepadu Kuat harus menjadi bagian dari momentum pembenahan tata kelola pemerintahan di Lombok Barat. Ia mengakui pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan. Namuntantangan tersebut harus dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan dan membangun kepercayaan masyarakat.
“Dalam masa transisi ini kita ingin bangkit. Kita tidak ingin mengulang sesuatu yang kurang baik. Kita harus keluar dari situasi tersebut dan menunjukkan bahwa Lombok Barat mampu menghadirkan prestasi serta pelayanan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah daerahtermasuk perangkat desa dan operator pelayananuntuk membangun Lombok Barat mulai dari tingkat paling bawah.
Bagi Wabup UNAdesa merupakan titik pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itupenguatan pelayanan di desa menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin mewujudkan Lombok Barat yang sejahtera dari desa. Karena itupelayanan di desa harus semakin kuatcepatmudahdan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Peluncuran Pepadu Kuat turut dihadiri kepala OPD lingkup Pemkab Lombok BaratKepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonogiri selaku narasumber Bimtekjajaran perangkat daerahDinas Dukcapilpara operator desaserta pihak terkait lainnya.
Usai peluncurankegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Pepadu Kuat. Bimtek tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas para pelaksana agar inovasi pelayanan administrasi kependudukan terpadu dapat diterapkan secara optimal.
Pemkab Lombok Barat berharap Pepadu Kuat tidak berhenti sebagai sebuah inovasi administratiftetapi benar-benar menjadi langkah konkret mendekatkan negara kepada masyarakat melalui pelayanan yang cepatmudahakuratdan tuntas hingga tingkat desa. (F*)
Ket. Foto:
Wakil Bupati Lombok BaratHj. Nurul Adhamemberikan sambutan saat peluncuran Pepadu Kuat. (Ist)

