Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Jakarta – Proses peralihan tanah dari orang tua kepada anak melalui hibah perlu dilakukan dengan tahapan yang benar agar sertipikat dapat dibalik nama secara sah dan memiliki kepastian hukum. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Shamy Ardianmengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi tanah terlebih dahulu sebelum memulai proses hibah dan balik nama sertipikat.

“Yang pertama adalah pastikan tidak ada sengketa batas tanah. Yang keduapastikan tidak ada sengketa kepemilikan,” ujar Shamy Ardian saat ditemui di Kementerian ATR/BPNJakartaSelasa (19/05/2026).

Sebelum proses hibah dilakukanmasyarakat perlu melakukan pemutakhiran data di Kantor Pertanahan (Kantah) setempat dengan membawa sejumlah dokumenseperti cetak foto _geotagging_sertipikat tanah aslidan KTP. “Setelah itu silakan berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT untuk mendaftarkan pengecekan sertipikat,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol.

Menurut Shamy Ardianproses hibah dapat dilanjutkan apabila hasil pengecekan sertipikat menunjukkan tidak ada keterangan sitablokirmaupun agunan atas tanah tersebut. “Setelah hasil pengecekan sertipikat keluarsilakan lanjutkan dengan proses penyelesaian penerimaan negaraseperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun berjalan,” tuturnya.

Tahap berikutnya adalah pembuatan akta hibah di hadapan PPAT yang ditandatangani oleh pemberi dan penerima hibah. Setelah seluruh dokumen lengkapPPAT akan mengunggah berkas ke sistem BPN untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi. “Nanti PPAT akan _upload_ berkasnya ke sistem elektroniknya BPN untuk diperiksa semua berkasnyatermasuk keabsahankemudian pengantar dan seterusnya di-_upload_ semua,” kata Shamy Ardian.

Apabila seluruh dokumen telah diverifikasi dan dinyatakan lengkapberkas fisik akan dibawa ke Kantah untuk diproses balik nama. Sesuai standar operasional prosedur (SOP)proses balik nama sertipikat tersebut diselesaikan dalam waktu lima hari kerja. “Setelah selesai proses balik namamaka sertipikat yang tadinya nama orang tua menjadi anaknya,” pungkas Shamy Ardian. (*)

Ket. Foto:

Pelayanan pertanahan di kantor pertanahan. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Tujuh Jamaah Calon Haji Asal NTB Dilarikan ke RS di Arab Saudi: Mayoritas Lansia dan Alami Gangguan Pernapasan

Mataram - Cuaca ekstrem di Tanah Suci mulai dirasakansebanyak tujuh Jamaah Calon Haji (JCH) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) harus dilarikan ke rumah sakit...

Bandara Lombok Sambut Kedatangan Kontingen Fornas  VIII NTB, Hadirkan Nuansa Lokal

Lombok Tengah  – PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Lombok menyambut kedatangan para kontingen Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB 2025 yang mulai...

Viral! Bupati Lombok Timur Usir Wisatawan di Pantai Ekas, DPR RI Muazzim Akbar: Seharusnya Saling Menopang Pariwisata NTB

Mataram - Sebuah video memperlihatkan Bupati Lombok Timur mengusir perahu wisata yang membawa tamu surfing di kawasan Pantai Ekasviral dan menuai sorotan publik. Dalam...

Jawaban Gubernur Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD NTB Terhadap Raperda Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Mataram - Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbal yang diwakili Asisten I Setda Provinsi NTBFathurrahman memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi – Fraksi terhadap Raperda tentang...

HUT ke-81 RI, Kombes Pol Dewa Wijaya : Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata 

Jakarta – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat kebangsaan. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma WijayaS.H.M.H.,mengajak seluruh...