Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Kabupaten Tangerang – Mengurus sertipikat tanah secara mandiri semakin menjadi pilihan masyarakat. Dengan datang langsung ke Kantor Pertanahanmasyarakat dapat mengetahui alurpersyaratanhingga estimasi proses secara lebih transparansekaligus menghindari risiko penipuan jika menggunakan calo.

Pengalaman itu dirasakan oleh Zakia (48)warga dari Kabupaten Tangerang yang pernah coba menggunakan jasa calo untuk membantunya menyelesaikan urusan tanahnya. Namuninformasi yang ia peroleh justru membuat urusannya tak selesai. 

“Saya mau mengurus perbaikan nama di sertipikat lewat kuasatapi bermasalah. Sudah sejak tahun lalu tidak selesai. Akhirnya saya putuskan urus sendiri. Setelah saya datang langsungternyata dijelaskan cukup melengkapi dokumen seperti KTP dan KKlalu mengikuti alur yang ada di loket,” ungkap Zakia saat ditemui di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang.

AwalnyaZakia sempat membayangkan pelayanan yang berbelit dan harus berpindah-pindah loket. Namun setelah datang langsunglayanan yang diterima justru berbeda dari yang dibayangkan.

“Tadinya saya agak cemas karena belum pernah urus sendiri. Tapi setelah datangternyata prosesnya tidak rumittempatnya nyamandan petugasnya juga komunikatif. Saya sempat berpikir harus mencari tahu sendiri alurnyatapi justru sejak awal sudah dibantu dan diarahkan,” ujar Zakia.

Dari hasil konsultasi dengan petugas loket di Kantor PertanahanZakia mendapatkan bukan hanya kejelasannamun juga ketenangan setelah paham proses perbaikan data tidak serumit yang diperkirakan. Seluruh informasi itu ia dapatkan hanya dengan sekali mendatangi satu loket di Kantor Pertanahan.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Febri (37)yang tengah mengurus peningkatan status sertipikat rumahnya dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM). Ia memilih mengurus sendiri karena merasa tidak memerlukan jasa perantara yang justru menambah biaya.

Febri menuturkaninformasi terkait tahapan layanan hingga mekanisme pembayaran disampaikan secara jelas sehingga membuatnya lebih yakin untuk mengurus peningkatan status tanahnya secara mandiri. “Karena ini tanah milik saya sendirisaya tidak perlu kuasa atau calo karena pasti ada biaya tambahan. Kebetulan saya punya waktujadi lebih baik urus sendiri. Pelayanannya juga bagus,” tuturnya.

Kementerian ATR/BPN terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan pertanahan secara mandiri. Selain pada hari kerja umumyaitu Senin-JumatKementerian ATR/BPN juga sudah menyediakan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN). Layanan ini berlangsung pada Sabtu-Minggu yang dikhususkan bagi masyarakat mengurus urusan tanah secara mandiri. (*)

Ket. Foto :

Suasana pelayanan pengurusan sertipikat secara mandiri di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Polres Lombok Barat Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Tunggal Mobil Pick Up

Lombok Barat – Jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat (Polres Lobar)bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal yang terjadi di Jalan...

Wali Kota Mataram Lepas 393 Jamaah Calon Haji Kloter 3 Embarkasi Lombok

Mataram - Sebanyak 393 jamaah calon haji asal Kota Mataram yang tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Lombok secara resmi dilepas oleh Wali Kota MataramH....

Pemkab Lombok Barat Salurkan Bantuan Pangan untuk 12 Ribu KK Miskin, Bupati LAZ : Harus Tepat Sasaran

Lombok Barat -  Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi melepas penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah pusat untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025....

Gempa M5,2 Guncang Lombok Barat, Getaran Terasa di Mataram

MATARAM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Guncangan gempa turut dirasakan...

Car Free Night Gerung, Wabup UNA : UMKM dan Masyarakat Tersenyum Bahagia

Lombok Barat - Kerja nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dibawah Kepeminpinan Bupati H.Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) mulai...