Korban Banjir Mataram Apresiasi Respon Cepat Pemerintah dan TNI-Polri, Harapkan Solusi Jangka Panjang

Mataram – Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Mataram, Minggu, (6/7), menyisakan duka dan keprihatinan bagi warga terdampak. Namun di balik bencana tersebut, terselip rasa syukur dan apresiasi mendalam dari masyarakat atas respon cepat yang ditunjukkan oleh pemerintah daerah bersama jajaran TNI dan Polri.

Hari Kasidi, salah seorang warga Kekalik Kijang, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram yang terdampak banjir,  menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran langsung Gubernur NTB dan Wali Kota Mataram di lokasi bencana.

 “Alhamdulillah, sangat luar biasa. respon pemerintah sangat cepat. Gubernur dan Wali Kota turun langsung membantu evakuasi warga,” ujar pria yang juga seorang Jurnalis ini, Selasa, (8/7).

Tak hanya itu, peran TNI-Polri juga dinilai sangat membantu, terutama dalam proses pembersihan material lumpur dan sampah yang terbawa banjir. Tim medis dan psikolog dari Biddokes Polda NTB turut hadir memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga terdampak, yang sangat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi darurat.

Meski demikian, warga juga berharap agar bencana serupa tidak terus terulang di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya terobosan nyata dari pemerintah sebagai langkah antisipatif. 

“Kami berharap ke depan ada solusi jangka panjang. Penataan ruang dan ketersediaan ruang terbuka hijau sebagai daerah resapan air perlu diperhatikan dengan serius,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang perlu terus dikampanyekan, terutama untuk mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan di sungai dan saluran air. Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah kota dan provinsi, termasuk penegakan aturan serta pemberian sanksi tegas bagi pelanggar.

“Semoga musibah ini jadi pelajaran bersama untuk memperbaiki sistem dan kebiasaan, agar ke depan kita lebih siap dan tidak terus menjadi korban,” pungkasnya. (F3)

Ket. Foto: (1) Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat turun melihat kondisi banjir di Mataram. (3) Personel Kepolisian Polda NTB membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir. (3) Biddokes Polda NTB melakukan pemeriksaan kesehatan bagi korban banjir. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Kloter 3 Jamaah Calon Haji Kota Mataram Diberangkatkan Hari Ini, Tertua Berusia 84 Tahun

Mataram - Proses pemberangkatan jamaah calon haji dari Kota Mataram terus berlanjut. Setelah kloter 1 dan 2 sukses diberangkatkan, hari ini (3/5), giliran kloter...

Lapas Lombok Barat dan Dinas Dikbud Lombok Barat Siap Bentuk PKBM Wujudkan Hak Pendidikan Warga Binaan

Lombok Barat - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan belajar bagi para Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat Kanwil Ditjenpas...

Terduga Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur di Cenggu Bima Ditetapkan Tersangka

Bima - Setelah menjalani proses penyelidikan selama hampir setahun, tepatnya 11 bulan sejak laporan diterima pada 23 Februari 2024, Polres Bima Kabupaten resmi menetapkan...

Bupati LAZ Tinjau Lokasi MBG dan Koperasi Merah Putih di Desa Kekeri

Lombok Barat - Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) melakukan kunjungan ke lokasi dapur MBG (makan bergizi Gratis)dan Koperasi merah putih di...

Dari Desa untuk NTB: Empat Pilar Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai pusat pembangunan daerah melalui penguatan empat pilar utama, yakni pengentasan kemiskinan,...