Ketua DPRD NTB Ajak Masyarakat Dukung Gerakan Go Rinjani Zero Waste 2025 

Mataram  –  Keindahan Rinjani, sebagai salah satu gunung api tertinggi dan tercantik di Indonesia, tidak akan bernilai manakala masyarakat lokal tidak mendukung kebersihan dan kelestariannya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda. Untuk itu, ia  meminta masyarakat di kawasan Gunung Rinjani, agar mendukung gerakan Go Rinjani Zero Waste 2025.

“Status Rinjani sebagai distinasi unggulan pariwisata NTB mutlak harus dijaga. Makanya, jika tidak masyarakat lokal yang mendukung kampanye Go Rinjani Zero Waste, siapa lagi yang melakukannya,” tegas Isvie di sela-sela melakukan kegiatan reses bersama ratusan ibu-ibu warga Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin Sore (3/11).

Isvie menegaskan, bahwa kampanye Go Rinjani Zero Waste harus menjadi sebuah gerakan kolektif yang melibatkan banyak pihak. Mulai dari komunitas pendaki, pemerintah daerah, pengelola TNGR, hingga masyarakat lokal yang selama ini hidup berdampingan dengan kawasan konservasi tersebut.

Sinergi lintas pihak diyakininya, akan mampu menciptakan perubahan nyata dalam pola pikir maupun kebiasaan para pendaki. Mengingat, di balik keindahan itu, sampah plastik dan limbah pendaki masih menjadi persoalan yang kerap mencoreng wajah pariwisata NTB.

Data Balai TNGR dalam beberapa tahun terakhir mencatat, rata-rata ratusan kilogram sampah diangkut dari jalur pendakian setiap musim ramai. Mulai dari botol plastik, bungkus makanan, hingga peralatan sekali pakai yang ditinggalkan begitu saja.

“Saya siap membantu apa yang menjadi kebutuhan warga Sembalun, utamanya ibu-ibu. Mulai bantuan modal usaha untuk UMKM hingga perbaikan jalan usaha tani dan lapak jualan. Tapi saya titip, agar kebersihan Rinjani dari sampah harus benar-benar dijaga masyaakat dengan serius,” tegas Isvie.

Gunung Rinjani yang menjulang setinggi 3.726 mdpl memang dikenal memiliki pesona luar biasa dengan panorama alam yang tak dilupakan wisatawan. Mulai, Danau Segara Anak, padang savana, hingga panorama puncaknya selalu menjadi daya tarik.

Namun dengan adanya tumpukan sampah, kondisi ini tentu mengkhawatirkan, sebab kawasan Rinjani merupakan daerah tangkapan air penting sekaligus habitat berbagai flora dan fauna endemik.

“Maka, masyarakat lokal harus menjadi penjaga kawasan Rinjani, tentu program kawasan eco wisata dan konservasi bebas sampah harus sama-sama kita sukseskan. Di situ, perlu kerja sama komunitas pendaki, pemerintah daerah, hingga masyarakat lokal.wajib melestarikan alam Rinjani,” pungkas Isvie Rupaeda. (F3)

Ket. Foto:

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda (kiri), saat melakukan kegiatan reses di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Senin Sore (3/11).

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Pinandita Gede Ketut Susila Terpilih Sebagai Ketua PSN Korda Kota Mataram periode 2024-2029

Mataram – Ketua Sidang Lokasabha III Pinandita Sanggrahan Nusantara (PSN) Koordinator Daerah (Korda) Kota Mataram, Desak Ayu Witari Dewi, M.Pd.H., menyampaikan sejumlah penegasan...

Kapolsek Lingsar Bekali 625 Siswa Baru SMKN 1 Lingsar Soal Narkoba, Bullying, dan Judi Online

Lombok Barat  – Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti memberikan pembekalan kepada 625 siswa baru SMKN 1 Lingsar dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah...

Inflasi NTB Januari 2025 Capai 0,68 Persen

Mataram - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat bahwa pada Januari 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 0,68...

Pemprov NTB Siap Resmikan Tiga Proyek Infrastruktur pada HUT NTB ke 67

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) siap meresmikan tiga proyek infrastruktur strategis pada 17 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang...

Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami perbedaan layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT)....