IMBI Soroti Jalan Rusak dan Blank Spot  Pemprov NTB Pastikan Percepatan Penanganan

Mataram – Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) menyuarakan sejumlah persoalan mendesak terkait infrastruktur jalan dan akses jaringan internet di wilayah Sumbawa, Bima dan Dompu saat menyampaikan aspirasinya di Kantor Gubernur NTB, Rabu, (29/4).

IMBI menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan yang dinilai rusak dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, mereka juga mengangkat persoalan ketimpangan akses internet yang masih dirasakan masyarakat di berbagai kecamatan, terutama di wilayah perbukitan dan terpencil.

IMBI menilai, persoalan infrastruktur dasar tersebut berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik masyarakat di Pulau Sumbawa. Mereka berharap pemerintah provinsi dapat menghadirkan langkah konkret dan terukur agar ketimpangan pembangunan tidak terus berlarut.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB terbuka terhadap berbagai masukan, termasuk dari kalangan mahasiswa. Ia mengapresiasi kepedulian IMBI dalam mengawal isu-isu pembangunan daerah.

“Setiap perjuangan harus fokus pada apa yang menjadi titik dari perjuangan itu sendiri,” ujar Wagub didampingi sejumlah kepala OPD, saat menerima sejumlah perwakilan IMBI, di Ruang Kerjanya 

Menurutnya, komunikasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah perlu terus dijaga agar berbagai persoalan dapat ditangani secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Di tengah keterbatasan fiskal, Pemprov NTB tetap berupaya melakukan penanganan, salah satunya melalui perbaikan jalan secara sporadis pada titik-titik yang dianggap rawan.

Terkait aspirasi soal jaringan internet, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Ahsanul Khalik, mengakui masih terdapat sejumlah wilayah blank spot di NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Beberapa kecamatan seperti Lambitu, Wera, Monta, Langgudu, Ambalawi, dan Sape masih mengalami sinyal lemah.

“Kondisi geografis serta pertimbangan bisnis operator menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan layanan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemprov NTB telah dua kali bersurat ke pemerintah pusat melalui program BAKTI untuk mengusulkan wilayah blank spot, termasuk di Kabupaten Bima, agar masuk prioritas pembangunan BTS. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten terus dilakukan, terutama terkait dukungan lahan, perizinan, dan kesiapan wilayah guna mendorong investasi operator telekomunikasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR NTB, Lalu Kusuma Wijaya, menjelaskan sejumlah ruas jalan di Bima dan sekitarnya telah masuk dalam rencana penanganan. Beberapa di antaranya adalah ruas Karumbu–Sape dan Tawali–Sape yang dijadwalkan mulai ditangani pada Mei mendatang.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa dengan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pemerataan pembangunan. (F*)

Ket. Foto:

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menerima aspirasi perwakilan Ikatan Mahasiswa Bima.( Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Lomba Tai Chi Meriah di NTB, Peserta Puji Venue  Fornas VIII dan Penilaian Profesional

Mataram – Lomba olahraga Tai Chi dalam rangka Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 berlangsung meriah di Asrama Haji Kota Mataram, Nusa...

PELATARAN Kantah Kota Mataram, Solusi Mendapatkan Pelayanan Pertanahan di hari libur

Mataram - Kantor Pertanahan Kota Mataram terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN). Program ini hadir...

Wabup Lombok Barat Hj. Nurul Adha Tegaskan Peran Strategis Ponpes dalam Membangun Bangsa dan Negara

Lombok Barat - Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menghadiri Haul Pendiri Ponpes Al-Ishlahuddiny di Ponpes Al-Ishlahuddiny di Kediri, Sabtu, 22 Februari 2025....

DPRD NTB Setujui Perda Perampingan OPD:  Strategis Menuju Birokrasi Efisien dan Pelayanan Publik Berkualitas

Mataram - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor...

Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi

​Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mematangkan persiapan penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di 12 provinsi. Menteri ATR/Kepala BPN,...