Jakarta– Karier panjang Lalu Muhammad Iwan MahardanS.I.K.M.M. kembali mencatat tonggak penting. Perwira lulusan AKABRI 1994 itu resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisisetelah naik tingkat dari Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Komisaris Besar Polisi.
Kenaikan pangkat ini menandai babak baru perjalanan pengabdian Lalu Muhammad Iwan Mahardansosok putra daerah Nusa Tenggara Baratkelahiran 22 Januari 1972. Saat iniia dipercaya menempati posisi strategis sebagai Sekretaris Deputi (Sesdep) Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) RI sejak Maret 2025.
Jejak karier jenderal bintang satu ini terentang panjang lintas satuan dan wilayah. Pengabdian dimulai dari Korps Brimob sejak pertengahan 1990-andengan beragam penugasan lapangan di Kalimantan Barat. Pengalaman tersebut menempa kemampuan kepemimpinantaktikserta kepekaan sosial sejak usia dinas muda.
Penugasan berlanjut ke Polda Bengkululalu bergulir ke Polda Metro Jaya. Sejumlah jabatan strategis pernah diembanmulai dari Kapolsek Metro jagakarsa polrestro jakselkapolsek Metro kelapa Gading polrestro jakutKepolsek metro penjaringan polrestro jakutkapolsek Metro setia budi polrestro jakselKapolres Darmasraya Polda Sumbar. Dinamika keamanan ibu kota memberi ruang inovasi sekaligus tantangan kepemimpinan dalam skala kompleks.
Level nasional pun pernah ia rasakan. Sapaan akrab Mamiq Iwan ini tercatat menjalankan tugas di Baharkam PolriSTIK Lemdiklat Polrihingga Itwasda Polda NTB. Ia juga dipercaya menjalankan peran penting dalam agenda besar nasional dan internasionalseperti Liaison Officer ASEAN Games 2018LO Polri KPU RIserta pengamanan Pemilu Jepang 2019.
Deretan pendidikan dalam dan luar negeri melengkapi kompetensi perwira ini. Selain PTIK dan Sespimmenia mengikuti pelatihan internasional di ItaliaThailandserta pendidikan bahasa Mandarin di Beijing. Kemampuan berbahasa InggrisSasakdan Jawa turut mendukung komunikasi lintas sektor.
Sejumlah tanda jasa ikut menghiasi perjalanan dinasnyatermasuk Satyalancana Kesetiaan 816dan 24 Tahun serta Satyalancana Seroja. Semua pencapaian itu berpijak pada satu prinsip utama –integritas dalam pengabdian.
Dalam pesannyaBrigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan menegaskan makna profesi yang ia jalani sejak muda.
“Menjadi polisi bukan sekadar profesitapi jalan pengabdian untuk menjaga bangsa dengan hati,” ungkapnya usai dilantik.
Kinimelalui peran di Badan Gizi NasionalBrigjen Pol. Lalu Muhammad Iwan Mahardan membawa semangat kolaborasi lintas sektor. Dedikasi itu diarahkan demi pelayanan publik yang lebih humanissekaligus memperkuat kontribusi Polri di ranah strategis nasional. (F*)
KET. FOTO: Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan dan Istri. (Ist)

