Jamhur Dorong Regulasi Ketat untuk Tekan Kejahatan Asusila di Dunia Pendidikan

Mataram – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Jamhur, menekankan pentingnya langkah konkret dalam mencegah tindak asusila terhadap anak di bawah umur. Menurutnya, pemerintah dari tingkat pusat hingga desa harus segera merumuskan strategi efektif untuk menekan angka kejahatan tersebut.

"Harus dipikirkan langkah-langkah pencegahan agar tindak asusila tidak terjadi lagi, apalagi di dunia pendidikan," ujar Jamhur, Kamis, (5/2) di Mataram.

Jamhur menegaskan, bahwa sanksi tegas perlu diberlakukan bagi pelaku tindak asusila demi memberikan efek jera. Jangan sampai kasus-kasus seperti ini akan menghambat cita-cita pemerintah dalam mewujudkan generasi emas 2045. Ia mendorong pemerintah untuk segera membuat regulasi yang dapat memperberat hukuman bagi pelaku kejahatan tersebut.

"Pemerintah perlu membuat aturan yang di dalamnya ada sanksi tegas terhadap pelaku asusila," katanya.

Selain menyoroti aspek penegakan hukum, Jamhur juga mengingatkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter individu. Ia menekankan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan berperan dalam membangun moralitas peserta didik.

"Ingat, pendidikan itu untuk mengubah karakter ke arah yang lebih baik," tegasnya.

Namun, menurutnya, tanggung jawab mendidik anak tidak sepenuhnya dapat diserahkan kepada lembaga pendidikan. Ia menegaskan, bahwa keluarga memegang peran utama dalam membentuk moral anak sejak dini.

"Bayi itu lahir dalam keadaan suci, putih bersih. Keluarga yang mewarnai pendidikan anak," ujarnya.

Dengan meningkatnya kasus kejahatan asusila, terutama di lingkungan pendidikan, Jamhur berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi penerus bangsa. Ia menegaskan, bahwa tanpa kerja sama dari berbagai pihak, upaya pencegahan tidak akan berjalan maksimal. (F3)

Anggota Komisi V DPRD NTB, M. Jamhur. ()

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Cerita Masyarakat Urus Balik Nama Sertipikat Sebelum Pemberlakukan Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari

, Kota Semarang - Mengurus peralihan hak atas tanah tidak sebatas melengkapi dokumen persyaratan. Dalam prosesnya ada tahapan yang melibatkan beberapa pihak, seperti Pejabat...

Pasar Bertais Dorong Perekonomian Masyarakat dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Mataram - Keberadaan Pasar Bertais yang dikelola PT Pade Angen tidak hanya berperan sebagai pusat aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi masyarakat...

MotoGP Mandalika Jadi Etalase Sport Tourism Dunia

Jakarta – Konferensi pers Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 digelar di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, pada Senin sore, 29/09/2025. Acara ini dihadiri Menpora...

Isabel Divonis 5 Tahun, Tim Penasehat  Hukum: Tidak Ada  Kerugian Negara Rp 39 Miliar 

Mataram - Tim penasihat hukum Isabel Tanihaha, terdakwa dalam kasus korupsi pengelolaan lahan Lombok City Center (LCC), memberikan tanggapan usai sidang pembacaan putusan di...

Koperasi Tambang NTB, Terobosan Baru Menuju Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat

Mataram - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama ini dikenal sebagai daerah yang kaya akan keindahan alam dan potensi wisata. Dari Gunung Rinjani yang...