MATARAM – Kasus kekerasan jalanan yang menewaskan seorang pelajar SMP di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjadi perhatian publik. Polisi dilaporkan mengamankan 13 orang untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam penyerangan di kawasan Jalan Udayana.
Korban berinisial MGA, pelajar kelas VIII SMPN 3 Mataram, meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut pemberitaan mengenai penyelidikan kepolisian, peristiwa kekerasan terjadi pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Polisi masih menelusuri kronologi kejadian dan peran setiap orang yang diamankan.
Korban sempat dirawat intensif
Korban menjalani perawatan akibat luka berat sebelum dinyatakan meninggal dunia. Pemerintah Kota Mataram menyatakan biaya perawatan korban ditanggung pemerintah daerah.
Keamanan jalanan menjadi perhatian
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pencegahan kekerasan yang melibatkan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Peran keluarga, sekolah, aparat lingkungan, dan kepolisian diperlukan untuk memperkuat perlindungan anak.
Perkembangan status hukum serta peran masing-masing orang yang diamankan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada penyidik. Identitas anak yang terlibat harus tetap dilindungi

