Lombok Tengah — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat ke-31 Tahun 2026 tidak hanya akan menjadi ajang syiar Al-Qur’antetapi juga panggung yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kekayaan budaya daerah. Sebanyak 300 penari tengah mempersiapkan penampilan kolosal bertajuk “Rahmatan Lil Alamin” yang akan menjadi sajian utama pada malam pembukaan MTQ NTB9 Juni 2026 mendatang.
Semangat persiapan tampak dalam latihan yang digelar di Lombok Tengah. Ratusan penari muda menunjukkan kekompakan gerak dan formasi dalam pementasan yang dirancang sebagai simbol persaudaraankedamaiandan harmoni masyarakat NTB.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTBMuhamad Ihwanbersama jajaran Dinas Kebudayaan NTB hadir meninjau langsung proses latihan. Turut hadir Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah yang memberikan dukungan terhadap persiapan pembukaan MTQ.
Tarian kolosal tersebut digarap oleh koreografer UPT Taman Budaya NTBLalu Suryadi MulawarmanS.Sn.MMdengan mengangkat tema besar “Rahmatan Lil Alamin”yang menggambarkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Melalui perpaduan seni pertunjukanmusikdan visualtarian ini menghadirkan pesan tentang kasih sayangpersatuantoleransidan kehidupan yang harmonis.
Tim kreatif memadukan unsur seni tradisi NTB dengan pendekatan koreografi modern sehingga menghasilkan pertunjukan yang tidak hanya menarik secara visualtetapi juga sarat makna spiritual dan budaya.
Kehadiran 300 penari dalam satu panggung menjadi simbol kuat semangat kebersamaan masyarakat NTB. Nilai gotong royongpersatuandan keberagaman masyarakat Sasambo tercermin dalam setiap gerakan yang akan ditampilkan pada malam pembukaan.
Menurut Muhamad Ihwanpembukaan MTQ tahun ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan sekaligus memperkuat pesan bahwa syiar Islam dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya daerah.
“MTQ bukan hanya ajang tilawah Al-Qur’antetapi juga ruang untuk memperkenalkan identitas budaya NTB yang religiusterbukadan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan,” ujarnya.
Pembukaan MTQ Provinsi NTB ke-31 diperkirakan menjadi salah satu perhelatan keagamaan dan budaya terbesar di daerah tahun ini. Melalui Tarian Kolosal “Rahmatan Lil Alamin”masyarakat akan disuguhkan pertunjukan yang memadukan kekuatan syiarsenidan budaya dalam satu panggung yang megah.
Pementasan tersebut diharapkan menjadi pesan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dilombakantetapi juga dihadirkan dalam kehidupan melalui semangat persatuankedamaiandan kemaslahatan bagi sesama. (F*)
Ket. Foto:
Jajaran Dinas Kebudayaan NTB saat meninjau langsung proses latihan tarian kolosal bertajuk Rahmatan Lil Alamin yang akan memeriahkan MTQ Provinsi NTB ke 31. (Ist)
Sumber : Kominfotik NTB

