Dirjen EBTKE Tinjau PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok

Lombok Tengah – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, pada Rabu (20/5). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam transisi energi nasional.

Dalam kunjungan tersebut, Dirjen EBTKE didampingi oleh General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, serta Senior Manager Perencanaan PLN UIW NTB, Sigit Hari Wibowo. Rombongan meninjau langsung operasional PLTS Sengkol yang menjadi salah satu pembangkit energi surya strategis di Pulau Lombok.

PLTS Sengkol merupakan Independent Power Producer (IPP) yang dikelola oleh Vena Energy dan telah beroperasi hampir tujuh tahun di Lombok. Kehadiran pembangkit tersebut menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mendukung bauran energi bersih sekaligus memperkuat keandalan sistem kelistrikan berbasis energi ramah lingkungan di NTB.

Secara teknis, PLTS Sengkol mencatat capaian capacity factor (CF) rata-rata berkisar antara 15,6% hingga 22,5% per tahun dengan kapasitas terpasang sebesar 7MWp. Kinerja tersebut menunjukkan optimalisasi pemanfaatan energi surya di wilayah NTB yang memiliki potensi radiasi matahari cukup tinggi dan mendukung pengembangan pembangkit EBT secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Eniya Listiani Dewi menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan energi bersih di NTB, khususnya pada sektor pembangkitan tenaga surya. Menurutnya, pengembangan EBT di wilayah kepulauan seperti NTB menjadi langkah strategis dalam mendukung target transisi energi nasional serta pengurangan emisi karbon secara bertahap.

Ia juga menyampaikan harapannya agar PLN terus memperkuat pengembangan energi baru terbarukan melalui kolaborasi bersama para pemangku kepentingan, termasuk pengembang swasta dan pemerintah daerah. Pengembangan infrastruktur energi hijau dinilai penting untuk menciptakan sistem ketenagalistrikan yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.

Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat langsung implementasi pemanfaatan energi surya yang telah berjalan di NTB. PLN UIW NTB terus mendorong transformasi sektor kelistrikan melalui penguatan ekosistem energi bersih guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan energi baru terbarukan di NTB melalui penguatan kolaborasi dan optimalisasi potensi energi lokal.

“Kunjungan ini menjadi semangat tambahan bagi PLN UIW NTB untuk terus menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin hijau dan berkelanjutan. Kami optimistis pengembangan energi baru terbarukan di NTB akan terus tumbuh sejalan dengan komitmen nasional menuju transisi energi,” ujar Sri Heny Purwanti. (F*)

Ket. Foto:

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, didampingi oleh General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, serta Senior Manager Perencanaan PLN UIW NTB, Sigit Hari Wibowo saat meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah. (Ist)

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Hasil Tes Urine Seluruh Anggota DPRD NTB Negatif Narkoba

Mataram - Seluruh anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjalani tes urine mendadak oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB pada Senin (20/1)...

Resmi Dilantik, Ketua PW LBH GP Ansor NTB Targetkan Pembentukan LBH di Seluruh DPC pada 2025

Mataram - Ketua PW Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Nusa Tenggara Barat (NTB), Abdul Majid, menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan LBH GP Ansor...

Bukti DNA, CCTV hingga Ahli Forensik Jadi Dasar JPU Tuntut Radit

Mataram – Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini terdakwa Radiet Adiansyah alias Radit merupakan pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan terhadap Ni Made Vaniradya Puspa...

Kajian Etika Peradaban Universitas Paramadina Bahas Kebijakan Trump dan Dampaknya bagi Asia Tenggara

Jakarta, 5 Maret 2025 – Universitas Paramadina bersama PIEC, Yayasan Persada Hati, PGSI, dan Program Studi Falsafah Agama menggelar Kajian Etika Peradaban ke-36 dengan...

Korem 162/WB Perkuat Kemitraan dengan Media untuk Jaga Stabilitas Informasi NTB

Mataram - Korem 162/Wira Bhakti kembali menegaskan pentingnya kemitraan dengan insan pers dalam menjaga stabilitas dan ketahanan informasi di Nusa Tenggara Barat (NTB)....