Mataram – Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbalmenghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) NTB di Ballroom Hotel Merumatta SenggigiKamis (14/5). Kegiatan tersebut digelar sebagai forum evaluasi organisasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru.
Pada Musrov tersebutGubernur NTB menegaskan bahwa dunia konsultansi daerah tidak lagi dapat bertahan dengan pola kerja lama. Di tengah tantangan pembangunan yang semakin komplekskonsultan dituntut naik kelasadaptif terhadap perkembangan teknologiserta mampu bersaing hingga tingkat global guna menghadirkan pembangunan yang lebih efektifefisiendan berkelanjutan.
Gubernur juga menekankanbahwa peran konsultan tidak lagi terbatas pada penyusunan dokumen atau pekerjaan teknis sematamelainkan menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas pembangunan daerah. Menurutnyakualitas perencanaan akan berpengaruh langsung terhadap hasil pembangunan yang dirasakan masyarakatmulai dari infrastruktur jalankawasan permukimanhingga pelayanan publik yang lebih efektif.
“Konsultan harus mampu menghadirkan gagasaninovasidan solusi yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Kita membutuhkan pendekatan pembangunan yang lebih cerdas dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Gubernur NTB dalam Musprov yang dibuka oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RIFahri Hamzahdidampingi Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) INKINDO serta jajaran pengurus INKINDO dari berbagai daerah di Indonesia.
Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB juga telah menginisiasi penguatan jejaring internasionaltermasuk mendorong kerja sama antara INKINDO Indonesia dengan Turki sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan perluasan wawasan para konsultan Indonesia.
Menurutnyakemampuan membaca karakter wilayah menjadi faktor penting dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas. Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini masih menghadapi tantangan berupa kerusakan badan jalan maupun longsor akibat pendekatan teknis yang belum sepenuhnya menyesuaikan kondisi geografis daerah.
“Banyak metode dan teknologi yang diterapkan belum sepenuhnya sesuai dengan karakter wilayah kita. Akibatnyahasil pembangunan tidak optimal dan membutuhkan biaya perbaikan yang besar,” katanya.
Miq Iqbal menjelaskanbiaya pembangunan jalan di NTB saat ini dapat mencapai sekitar Rp5 miliar per kilometer. Karena itudibutuhkan pendekatan baru yang lebih tepat guna agar anggaran pembangunan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.
“Kita membutuhkan pendekatan barubaik pada pembangunan infrastruktur maupun jasa konsultansisehingga pembangunan dapat berjalan lebih efisientepat sasarandan memberi manfaat jangka panjang,” tegas Miq Iqbal.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mendorong pertumbuhan konsultan lokal agar mampu berkembang dan memiliki daya saing yang kuat di daerah sendiri maupun di tingkat yang lebih luas.
“Ayo kita tumbuh bersama melalui kolaborasi dan sinergi agar pembangunan daerah semakin kuat dan NTB mampu melangkah menuju visi Makmur Mendunia,” ajaknya.
Sementara ituWakil Menteri PKP RIFahri Hamzahmenilai dunia konsultansi harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan yang kuat. Menurutnyakonsultan tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan proyektetapi juga harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi pembangunan.
“Semua kita harus menjadi pemikir. Konsultan harus memiliki tradisi ilmu pengetahuan yang kuatbukan sekadar tradisi proyek,” ujarnya.
Ketua DPP INKINDO NTBLalu Karman Lutfidalam kesempatan tersebut juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi konsultan lokalkhususnya kelompok menengah dan kecilyang dinilai masih memerlukan dukungan agar memiliki ruang yang lebih luas dalam pembangunan daerah.
Melalui Musprov XI tersebutINKINDO NTB diharapkan semakin memperkuat kolaborasimeningkatkan kapasitas sumber daya manusiadan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang inovatifadaptifserta berdaya saing di tengah perubahan global yang terus berkembang. (F*)
Ket. Foto:
Gubernur NTBLalu Muhamad Iqbalmemberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) NTB. (Ist)

