Mataram – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) NTB menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). PKPA menggandeng Fakultas HukumIlmu Sosial dan Politik (FHISIP) Universitas Mataram (Unram).
Acara tersebut dibuka pada Jumat26 September 2025 yang berlangsung 26-28 September 2025. Kegiatan mengangkat tema “Mewujudkan Advokat yang ProfesionalBerintegritas dan Berwawasan Luas”.
Presidium DPD KAI NTBAdv. HayyaalatainSH.MH.CLA.CIL, dalam sambutannya berharap peserta PKPA yang berjumlah 18 orang dapat serius mengikuti dan menyerap setiap materi yang diberikan. Itu dinilai sebagai bekal menjadi seorang pengacara yang hebat.
Lebih lanjut dia mengatakan KAI menjadi wadah terbaik sebagai tempat advokat berhimpun. Dalam organisasi tersebut para anggota bahu membahu saling membantu dalam keilmuan yang berkaitan dengan profesi.
“Anda telah datang ke tempat yang tepat. KAI menjadi tempat terbaikkarena sesama anggota memiliki budaya saling membantu,” katanya.
Hayyaalatain juga menjelaskan dalam KAI memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang multifungsi. Selain digunakan untuk tugas profesijuga KTA KAI memiliki kelebihan dapat ditop-up untuk pembayaran jasa tol di Pulau Jawa sekaligus kereta api.
“Ini keistimewaan di KAIkarena KTA kita bisa ditop-up untuk layanan menggunakan jasa tol di Jawa maupun kereta api,” jelasnya
Dekan FHISIP UnramDr. Lalu Wira Pria SuhartanaSH.MHmenyabut hangat digelarnya PKPA oleh KAI NTB bekerjasama dengan FHISIP Unram. Dan berharap para peserta PKPA dapat menjadi pengacara yang terhormat sesuai gelar yang disandang profesi pengacara yaitu officium nobile atau profesi yang terhormat.
“Saya berharap para peserta dapat menjadi dan menjaga officium nobileapalagi tadi disebut menjadi advokat pengawal demokrasi. Ini (kondisi saat ini) menjadi momen yang tepat,” ujarnya.
Dr Wira juga berharap para peserta dapat menjadi advokat yang dapat mengawal demokrasi. Sebagai profesi yang menjadi bagian dari penegak hukumadvokat dapat menjadi garda dalam mengawal demokrasi dari sisi hukum. Ini menjadi momen yang tepat di tengah kondisi bangsa yang tengah berupaya melakukan reformasi kinerja.
“Ini menjadi momen yang tepat menjadi advokat yang dapat mengawal demokrasi di bangsa kita,” ujarnya.
Dr Wira juga menjelaskan saat ini FHISIP Unram memiliki tiga gedung. Gedung utama yang dahulunya adalah Fakultas Hukum digunakan untuk program S1. Sementara dua gedung lainnya ilmu sosial dan ilmu politikjuga pascasarjana di gedung berbeda.
Meskipun telah berganti namaDr Wira menjelaskan memang nama Fakultas Hukum di publik sudah melekatbahkan untuk sekadar mengganti plang nama pun cukup sulit.
Mengakhiri acaraDr Wira membuka kegiatan PKPA disambut riuh tepuk tangan peserta.
SementaraKetua Presidium DPD KAI NTBAdv. Oke Wiredarme yang dihubungi terpisah menyampaikan harapan agar kemitraan dengan FHISIP Unram terus berlanjut. “Saya berharap kerjasama dengan FHISIP Unram terus berlanjut,” katanyaberharap kerjasama ke depan bisa menjadi kolaborasi antara akademisipraktisi maupun mahasiswa itu sendiri.
Oke mengatakan PKPA yang digelar saat ini tidak hanya sekadar PKPAnamun juga pengembangan kualitas advokat berdasarkan dinamika hukum yang terkini.
“Kerja sama saat ini bukan hanya tentang PKPA saja tapi juga tentang pengembangan kualitas advokat dan memberikan wadah pengabdian masyarakat kepada dosen FHISIP Unramserta memberikan wawasan luas kepada mahasiswa FHISIP Unram ke depan,” ujarnya.
Sebagai informasiPKPA DPD KAI NTB yang digelar selama tiga hari membahas materi-materi yang sangat berkaitan dengan dunia advokat. Materi mulai dari hukum arbitrase dan ADRsistem peradilan Indonesia dan tindak pidana khususkode etik dan penanganan perkara di kepolisian.
Kemudian di hari kedua meliputi: hukum acara PTUNhukum acara peradilan hubungan industrialperancangan kontrakhukum acara perdata dan penyelesaian perdatahukum acara pidana dan penyelesaian kasus pidana.
Hari terakhir materi seputar hukum adatsejarah KAIteknik acara dan legal opinionsurat kuasa dan manajemen pengelolaan kantor hukum dan bisnis jasa hukum. (F3)
Ket. Foto:
Foto bersama DPD KAI dalam kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokad bersama FHISIP Unram. (Ist)

