Bogor – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Nusron Wahidmenegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan pertanahan harus berorientasi pada kepastian dan transparansi waktu. Prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penyelesaian berkas layanan pertanahan yang saat ini terus didorong Kementerian ATR/BPN.
“Kantor kita ini (berorientasi padared) pelayanan. Kata kuncinya kepuasan pelanggan. Pelanggan puas itu ya ada kepastian kapan selesainyakalau di-tracking ini barang sudah sampai manasudah di tempat siapa,” ujar Menteri Nusron saat memimpin rapat dalam kegiatan Pembinaan Pertanahan dan Tata Ruang di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor ISelasa (06/01/2026).
Dalam kesempatan tersebutMenteri Nusron yang hadir didampingi Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran TanahAsnaedijuga membahas kelanjutan percepatan penyelesaian berkas pelayanan pertanahan yang telah menjadi fokus sejak kuartal IV tahun lalu. Ia menekankan pentingnya penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang profesional dan akuntabel.
“Ini salah satu pentingnya SOPseni pengamanan diri dan seni menjaga kepuasan pelanggan. Bagaimana kita ingin melayani masyarakat dengan prudentdengan compliancetapi juga cepat agar para pemohon ini puas,” terang Menteri Nusron.
Rapat tersebut diikuti oleh sejumlah Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) beserta jajarandi antaranya Kantah Kota BogorKantah Kabupaten Bogor IKantah Kabupaten Bogor IIKantah Kota DepokKantah Kabupaten CianjurKantah Kabupaten Sukabumidan Kantah Kota Sukabumi. Dalam forum inipara peserta diminta memaparkan berbagai permasalahan di satuan kerja masing-masingtermasuk kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan pertanahan.
Menyoroti wilayah Jawa Barat sebagai daerah penyangga ibu kotaMenteri Nusron menekankan perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusiakhususnya di wilayah Jabodetabek dan Bantenagar mampu menjalankan pelayanan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Khususnya di Jawa Baratdaerah penyangga ibu kotadiperkuat SDM kita. SDM yang ditempatkan di Jabodetabek dan Banten harus kuatberjiwa pemimpin dan prudent tapi tetap berani. Kalau berani tapi tidak prudent ya bahaya,” imbau Menteri Nusron.
Dalam kegiatan tersebutMenteri Nusron didampingi oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan dan Tata RuangI Ketut Gede Ary Sucaya; Kepala Biro Humas dan ProtokolShamy Ardian; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa BaratYuniar Hikmat Ginanjarbeserta jajaran. (*)
Ket. Foto: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. (Ist)
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
X: x.com/kem_atrbpn
Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/
Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN
Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN
TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn
Situs: atrbpn.go.id
PPID: ppid.atrbpn.go.id
WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000

