Wagub NTB Minta Jalur ‘Tikus’ PMI Ditutup : Utamakan Keselamatan dan Legalitas

Mataram – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk memberantas pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural. Ia menekankan pentingnya proses keberangkatan yang legal demi menjamin keselamatan dan perlindungan penuh bagi para pekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR RI di Lombok Astoria Hotel, Mataram, Kamis (20/11). Kunjungan ini membahas pengawasan dan kebijakan terkait perlindungan serta penempatan PMI di NTB.

“Salah satu yang terus dilaksanakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Provinsi NTB yaitu berupaya memastikan keberangkatan Pekerja Migran ini tidak lagi melalui jalur-jalur tikus, tetapi melegalkan keberangkatan mereka. Ini membuktikan dedikasi yang lebih baik dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Wagub.

Ia mengakui tantangan terbesar adalah pola pikir masyarakat yang menginginkan proses cepat dan instan. “Karena keinginan mereka yang ingin cepat dan instan, sering mengabaikan safety (keselamatan) dari keberangkatan itu sendiri,” jelasnya.

Selain menertibkan prosedur keberangkatan, Pemprov NTB juga memperkuat koordinasi dalam pendampingan hukum, terutama bagi PMI perempuan yang menghadapi persoalan di luar negeri.

Kepada Panja Komisi IX DPR RI yang dipimpin oleh Dr. Edy Wuriyanti dan M. Muazzim Akbar, Wagub berharap kunjungan ini menghasilkan penguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap penempatan PMI non-prosedural, peningkatan kualitas pelatihan dan sertifikasi, serta optimalisasi peran pemerintah daerah dalam pendataan dan pengawasan.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris PMI. Hadir pula pejabat Kementerian KP2MI RI, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra dan Papua, perwakilan APJATI dan SBMI NTB. (F3)

Ket. Foto: Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri Kunjungan kerja Panja Komisi IX DPR RI di Mataram. (Ist)

Sumber: PPID Biro Adpim NTB

Discover

Sponsor

spot_imgspot_img

Latest

Bawaslu NTB dan PWI Bersinergi Tingkatkan Literasi Politik Publik

Mataram - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB dan insan pers untuk bersama-sama memperkuat literasi...

Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari

Jakarta - Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan layanan Peralihan Hak Terintegrasi...

IKADIN Gelar Rakernas ke-40 di NTB, Mengawal UU Advokat di Era KUHP dan KUHAP Baru

Lombok Barat  – Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-40 di Nusa Tenggara Barat, yang sekaligus menjadi momentum peringatan ulang tahun...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta dukungan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terhadap rencana transformasi...

Mutasi sebagai Momentum Konsolidasi Kebijakan: Catatan Birokrasi NTB Memasuki Tahun Kedua

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kadis Kominfotik NTBSuasana Aula Tambora Kantor Gubernur NTB, Jumat sore, terasa khidmat sekaligus penuh makna. Ratusan aparatur sipil...